Resmi Dikeluarkan dari LE SSERAFIM, Teman Kim Garam Sebut Korban Berbohong dan Bullying Jadi Marketing HYBE

Teman Kim Garam ungkap kebenaran setelah melihat temannya dikeluarkan dari LE SSERAFIM, sebut korban berbohong dan bully jadi marketing.

Resmi Dikeluarkan dari LE SSERAFIM, Teman Kim Garam Sebut Korban Berbohong dan Bullying Jadi Marketing HYBE
Resmi Dikeluarkan dari LE SSERAFIM, Teman Kim Garam Sebut Korban Berbohong dan Bullying Jadi Marketing HYBE

INILAHKORAN, Bandung - Pada Rabu, 20 Juli 2022, HYBE dan Source Music resmi mengumumkan bahwa Kim Garam dikeluarkan dari girl grup LE SSERAFIM.

Agensi LE SSERAFIM, HYBE dan Source Music juga mengakhiri kontrak dengan Kim Garam yang terlibat kontroversi bullying.

Mengetahui temannya dikeluarkan dari LE SSERAFIM, kini teman Kim Garam angkat bicara untuk membela.

Baca Juga: Han Hyo Joo Dinyatakan Positif Covid-19, Syuting Film 'Believer 2' Ditunda

Setelah Kim Garam dipastikan akan meninggalkan HYBE dan LE SSERAFIM secara permanen karena kontroversi bullying di sekolahnya, teman Kim Garam mengungkapkan bahwa seluruh kejadian itu tidak adil bagi idola wanita tersebut.

Pada tanggal Kamis, 21 Juli 2022, melalui Instagram pribadi, teman Kim Garam 'A' mengungkapkan pembelaannya.

“Saya pikir banyak orang yang mengolok-olok ini, jadi saya memposting kisah nyata di sini," kata teman Kim Garam A.

Baca Juga: Drama Baru Song Hye Kyo dan Lee Do Hyun 'The Glory' Konfirmasi Pemeran Utama Lainnya

"Pertama, Yoo Eun Seo (terduga korban bullying penuduh Kim Garam) mem-bully saya dari SD sampai SMP. Dia mengutuk orang tua saya dan bahkan mengancam saya dengan kekerasan fisik," ungkap A.

"Tapi ini bukan inti masalahnya, jadi saya tidak akan membahas detailnya. Itu hanya membuat saya bertanya-tanya, apa yang saya lakukan salah? Saya adalah korban bullying tetapi dicap sebagai pelaku sekunder. Sementara itu, pelaku intimidasi sebenarnya berbohong dan menyamar sebagai korban,” jelasnya.

A menegaskan bahwa, “Yoo Eun Seo berbohong. Tidak benar dia pindah sekolah karena Garam. Dia pernah memposting foto teman sekelas (teman Garam) yang mengenakan pakaian dalam saat berganti pakaian di akun teman lain. Dia pindah sekolah setelah itu."

Baca Juga: Buntut Bullying yang Menewaskan Bocah 11 Tahun di Tasikmalaya, Polsi Periksa 15 Saksi

"Pada saat itu, dia menerima hukuman Level 6. Semua yang dia katakan tentang dirinya dan buktinya dibuat-buat,” jelasnya lagi.

“Saya juga diancam dengan keluhan oleh teman Yoo Eun Seo pada bulan April. Sebagai teman, saya membantu Garam dengan menyerahkan semua bukti yang saya miliki dan mengumpulkan cerita dari teman-teman lain,” tuturnya.

“Namun, pada akhirnya, orang dewasa (manajemen perusahaan HYBE) tidak menggunakan bukti yang saya berikan," tambahnya.

Baca Juga: Janji Polri Soal Transparasi Penyelidikan Kasus Kematian Brigadir J

"Saya patah hati karena mereka menggunakan seorang gadis SMA berusia 18 tahun untuk bermain media. Saya akan memposting lebih banyak tentang ini di masa depan,” lanjutnya.

Setelah debut, Kim Garam ditemukan memiliki hukuman tingkat 5 karena mengancam grup Yoo Eun Seo karena mengambil gambar seorang gadis di grup teman Kim Garam tanpa izinnya.

Yoo Eun Seo meminta untuk mengadakan Komite Kekerasan Sekolah untuk mengadukan Kim Garam dan teman-temannya.
Dia juga kemudian menunjuk seorang pengacara dalam pertempuran hukumnya dengan Kim Garam dan HYBE.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Jumat 22 Juli 2022: Reyna Buat Andin Cemburu pada Sal, Perselisihan Kecil Terjadi?

Tidak jelas bagaimana kasus ini berkembang, tetapi jelas bahwa perusahaan tidak dapat memenangkannya, sehingga Kim Garam terpaksa meninggalkan grup .

HYBE dan Source Music baru -baru ini mengumumkan pemutusan kontrak dengan Kim Garam dan menghapus semua citra dan informasinya dalam aspek terkait.***


Editor : inilahkoran