Girl Grup aespa Mengaku Tak Sepenuhnya Bahagia saat Debut, Karina: Itu Sulit
Girl grup aespa mengungkapkan mereka tidak sepenuhnya bahagia saat debut di tengah pandemi Covid-19 karena tidak bertemu penggemar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Meski debut ditengah pandemi Covid-19, aespa kini menjadi girl grup yang namanya semakin dikenal publik di seluruh dunia.
Baru-baru ini, para member aespa membuka perasaan mereka yang sebenarnya terkait periode debut mereka.
Girl grup aespa asuhan SM Entertainment ini, melakukan debut yang telah lama ditunggu-tunggu pada tahun 2020 dengan merilis 'BLACK MAMBA'.
Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Kamis 4 Agustus 2022 : Lakukan Test DNA, Nino Tetap Gugat Elsa
Saat memulai debutnya, aespa menjadi topik hangat di komunitas online dan memenangkan tempat pertama di acara musik.
Dua tahun kemudian, dalam sebuah wawancara dengan Zach Sang Show, aespa mengungkapkan sisi negatif dari debut mereka.
"Sejujurnya, bukan hanya kebahagiaan (yang kami rasakan)," kata Karina, leader aespa.
Baca Juga: Kuasa Hukum Duga Ada Keterlibatan 'Squad Lama' dalam Kasus Baku Tembak Brigadir J
Alasan utama mengapa aespa merasa seperti ini adalah karena mereka tidak dapat bertemu langsung dengan penggemar mereka.
Rasanya kosong untuk beralih dari tampil di depan satu kamera ke kamera berikutnya.
"Maksud saya, tentu saja kami senang akhirnya melakukan debut kami, tetapi karena kami debut di tengah pandemi, kami tidak dapat bertemu langsung dengan penggemar seperti yang selalu kami harapkan. Sayangnya, kami menghadapi dan tampil di depan kamera," jelas Karina.
Baca Juga: Karangan Bunga dan Spanduk Miskinkan Doni Salmanan Warnai Sidang Dakwaan di PN Bale Bandung
Mereka juga berada di bawah tekanan besar sebagai girl grup terbaru dari SM Entertainment, salah satu perusahaan K-Pop 'Big 3'.
Aespa menjadi girl grup pertama SM Entertainment untuk genersi 4, sejak Red Velvet memulai debutnya pada tahun 2014 dengan 'Happiness'.
Netizen sangat kritis terhadap segala sesuatu tentang mereka, mulai dari konsep hingga keterampilan dan kepribadian mereka.
Baca Juga: Terbongkar, Bharada E Tembak Brigadir J Bukan untuk Membela Diri
"Kami menerima banyak umpan balik positif setelah debut kami, tetapi karena kami adalah girl grup terbaru SM, ada reaksi negatif juga," tutur Karina.
Menurut Karina, masing-masing dari empat member sedang melalui masa-masa sulit di belakang layar. Dia mengakui, “Kami juga mengalami kesulitan saat itu.”
Aespa mengakui bahwa di balik kesuksesan langsung mereka, tidak semuanya adalah sinar matahari dan pelangi.
Baca Juga: Terbongkar, Bharada E Tembak Brigadir J Bukan untuk Membela Diri
"Sekarang, kami memiliki banyak penggemar dan menerima banyak dukungan dan cinta. Tapi di hari-hari debut kami, itu sulit," terang Karina.
Untungnya, mereka mampu melewati kesulitan yang mereka hadapi dengan bantuan penggemar mereka.
"Maksudku, tentu saja kami sangat senang. Ada banyak orang yang memberikan cinta dan dukungan mereka dan itu membuat kami sadar bahwa kami harus lebih percaya pada diri kami sendiri," ujar Karina.***
Editor : inilahkoran


