Gerakan Pangan Murah di Polres Cimahi, Warga Antusias Stok Beras Habis dalam Sejam

Gerakan Pangan Murah di Polres Cimahi, Warga Antusias Stok Beras Habis dalam Sejam
Berbagai kebutuhan pokok dijual di Polres Cimahi dengan harga lebih rendah dari pasar. Bahkan, stok beras dalam Gerakan Pangan Murah itu habis hanya dalam waktu kurang dari satu jam. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Ratusan warga tumpah ruah di halaman Polres Cimahi memenuhi kegiatan Gerakan Pangan Murah Ramadan pada Selasa 24 Februari 2026 mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.

Berbagai kebutuhan pokok dijual di Polres Cimahi dengan harga lebih rendah dari pasar. Bahkan, stok beras dalam Gerakan Pangan Murah itu habis hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

Suwarsih (56), warga Panyileukan, Cigugur Tengah, Kota Cimahi yang datang untuk membeli kebutuhan rumah tangga, mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan Gerakan Pangan Murah itu.

"Telur di sini cuma Rp28.000 per kilogram, kalau di warung biasanya sampai Rp32.000. Berasnya juga jauh lebih murah," katanya saat ditemui di Polres Cimahi.

Beras menjadi salah satu barang yang paling dicari. Beras SPHP dijual dengan harga Rp50.000 per 5 kilogram (dibandingkan harga biasa Rp58.000), beras premium Rp12.900 per kilogram, dan beras medium Rp11.500 per kilogram.

Selain itu, Minyakita dijual Rp13.700 per liter, daging sapi mulai Rp128.000-Rp138.000 per kilogram, daging ayam Rp34.000 per ekor, bawang putih Rp36.000 per kilogram, gula pasir Rp15.500 per kilogram.

Kemudian, cabai rawit merah Rp38.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp53.000 per kilogram, dan bawang merah Rp39.500 per kilogram.

Menurut Suwarsih, kenaikan harga bahan pokok belakangan ini cukup memberatkan, terutama cabai yang pernah mencapai Rp100.000 per kilogram.

"Harapannya harga bisa stabil saja di bulan Ramadan ini," harapnya.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra menjelaskan, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat.

"Kita berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyediakan barang berkwalitas dengan harga terjangkau," ujarnya.

Melihat antusiasme yang tinggi hingga menyebabkan stok beras cepat habis, Niko menyampaikan akan melakukan evaluasi.

"Kalau animonya tetap besar, kemungkinan kita akan gelar kembali bazar murah dalam beberapa hari ke depan," tambahnya.


Editor : Doni Ramdhani