Gocek Lambat hingga Umpan Mulai Ngaco, Cristiano Ronaldo Hanya Modal Ini Antarkan Portugal Juara 

Pelatih Portugal Roberto Martinez bicara sosok Cristiano Ronaldo yang performanya semakin tergerus usia.

Gocek Lambat hingga Umpan Mulai Ngaco, Cristiano Ronaldo Hanya Modal Ini Antarkan Portugal Juara 
Pelatih Portugal Roberto Martinez bicara sosok Cristiano Ronaldo yang performanya semakin tergerus usia.

INILAHKORAN, Bandung- Segelintir fans Cristiano Ronaldo menyebut usia hanyalah angka bagi idola mereka. Tetapi tetap saja, banyak hal yang telah hilang termakan waktu.

Cristiano Ronaldo memang sukses mencetak sejarah besar dengan antarkan Portugal juara UEFA Nations League di usianya yang menginjak 40 tahun.

Bahkan, Cristiano Ronaldo mencetak satu gol dalam kemenangan Portugal atas Prancis di laga final yang tuntas dengan drama adu penalti.

Ronaldo sendiri menunjukkan dirinya memang masih punya ketajaman sebagai seorang striker. Dia mencetak 8 gol di sepanjang turnamen.

Namun, banyak atribut-atribut lain yang telah hilang dari sang megabintang yang kariernya berada di masa-masa akhir itu.

Eks penggawa Real Madrid dan Manchester United, tak lagi lincah seperti ketika masih berusia 30 tahunan. Dia pun sering salah mengoper bola. 
Seperti layaknya pemain-pemain veteran, Ronaldo pun tak banyak melakukan pergerakan tanpa bola yang membingungkan sistem pertahanan lawan. 

Dia lebih sering lari-lari kecil atau berjalan kaki ketika sedang tidak memegang kendali si kulit bundar.

Namun, Ronaldo tetaplah Ronaldo. Ada satu hal yang dia miliki, sementara sederet bintang-bintang muda Portugal tak memilikinya. 

Hal itu diungkap Pelatih Portugal, Roberto Martinez. Kata dia, modal terbaik Ronaldo yang tetap membuatnya bertahan di Timnas Portugal adalah masa lalu yang hebat.

Ya, rekam jejak karier CR7 adalah inspirasi bagi pemain-pemain muda Portugal macam Vitinha hingga Bruno Fernandes.

Di mata Roberto Martinez, atribut yang dimiliki Ronaldo itu sangatlah vital dan tak tergantikan oleh apapun.

"Meski usia Cristiano Ronaldo kini mendekati 40 tahun, ia memiliki pengalaman yang tak tertandingi di klub dan timnas. Sebagai pelatih, tugas saya bukanlah memilih pemain terbaik, tetapi membentuk tim yang sekuat dan sekompeten mungkin. Trofi dan kesuksesan adalah kriteria yang paling penting," kata Roberto Martinez.

Menurut Pelatih asal Spanyol, itu keputusan selalu didasarkan pada fakta dan angka. 

20 gol Ronaldo dalam 25 pertandingan terakhir untuk timnas jelas menunjukkan level hebat dari si tua Ronaldo. 

"Tidak ada pemain lain yang mencapai hasil seperti itu. Rekornya menjadi sumber kebanggaan bagi Portugal," kata Martinez.

Ia mengatakan bahwa menciptakan suasana kompetitif yang kuat dalam tim merupakan salah satu tugas utama pelatih kepala. 

“Memiliki pemain seperti Ronaldo membuat setiap hari menjadi sekolah sepak bola. Semangat, profesionalisme, dan kualitas kepemimpinannya telah menjadi contoh dan inspirasi ilahi bagi semua pemain muda,” tandasnya.***


Editor : Bsafaat