Gold Medalist Agensi Kim Soo Hyun Diduga Lakukan Penipuan Keuangan, Netizen: Semuanya Harus Diselidiki

Netizen mengaku sudah tidak percaya lagi pada Kim Soo Hyun dan agensinya usai dituduh lalukan penipuan keuangan.

Gold Medalist Agensi Kim Soo Hyun Diduga Lakukan Penipuan Keuangan, Netizen: Semuanya Harus Diselidiki
Aktor Kim Soo Hyun.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini, Gold Medalist, Agensi Kim Soo Hyun dituduh telah melakukan Penipuan Keuangan.

Agensi Aktor Kim Soo HyunGold Medalist, menghadapi pengawasan atas praktik akuntansi yang mencurigakan dan pembayaran penyelesaian yang luar biasa rendah kepada para artisnya. 

Kim Soo Hyun yang melejit menjadi bintang Hallyu setelah drama hit tahun 2014 "My Love from the Star", mendirikan Gold Medalist pada tahun 2019 bersama sepupunya Lee Ro Bae (juga dikenal sebagai Lee Sa Rang), yang secara efektif mengendalikan perusahaan tersebut.

Meskipun jajaran artisnya bertabur bintang dan sukses secara global, muncul pertanyaan tentang struktur kepemilikan dan transparansi keuangannya.

Hal ini terutama karena pemegang saham terbesarnya, Bareun No. 2 Investment Association, terkait dengan sebuah perusahaan yang sedang diselidiki atas tuduhan manipulasi saham dan penggelapan pajak.

Laporan audit menunjukkan bahwa antara tahun 2020 dan 2024, Gold Medalist hanya membayar sekitar 670 juta KRW (sekitar 479.683 USD) total biaya penyelesaian kepada para aktornya, angka yang jauh di bawah standar industri.

Bahkan pada tahun 2024, ketika 'Queen of Tears' karya Kim Soo Hyun menjadi sensasi global dan Agensi tersebut meraup pendapatan lebih dari 20 miliar KRW (sekitar 14,3 juta USD), biaya penyelesaian dilaporkan mencapai batas 270 juta KRW (sekitar 193.305 USD).

Para pakar industri mencatat bahwa sebagian besar Agensi membayar 80–90% pendapatan mereka kepada para artis, membuat angka yang dilaporkan Gold Medalist sangat tidak lazim.

Gold Medalist telah membela diri, menyatakan bahwa pembayaran penyelesaian sudah termasuk dalam biaya penjualan layanannya dan tidak wajib diungkapkan kepada publik.

Namun, perbandingan industri menyoroti perbedaan tersebut. Agensi seperti EDAM Entertainment, Agensi IU, dan ADOR, Agensi NewJeans, mengungkapkan telah membayar puluhan miliar KRW untuk biaya penyelesaian setiap tahunnya.

Bahkan Hook Entertainment, yang telah menghadapi sengketa hukum dengan para artisnya, mendistribusikan hampir 80% pendapatan kepada para artisnya meskipun mengalami kerugian rekaman.

Pengungkapan ini telah memicu kekhawatiran bahwa Gold Medalist tidak mengikuti praktik industri standar, sehingga menimbulkan keraguan tentang apakah artisnya, termasuk Kim Soo Hyun, menerima kompensasi yang adil meskipun peran mereka signifikan dalam pendapatan dan pengaruh global perusahaan.

Sementara beberapa Netizen Korea bereaksi dengan terkejut, yang lain mengatakan hal itu tidak mengejutkan, mengingat semua kontroversi terbaru yang melibatkan Kim Soo Hyun.

"Dulu aku penggemarnya, tapi setiap kali aku melupakannya, skandal lain muncul. Pasti memalukan seumur hidup."

"Sepertinya akhir-akhir ini banyak sekali masalah dengan Agensi satu orang. Kemarin juga saya membaca artikel lain tentang hal itu."

"Fakta bahwa ada perusahaan kertas itu mencurigakan. Kalau tidak, untuk apa mereka butuh perusahaan cangkang? Itu cara untuk memindahkan uang, menghindari pajak, atau menyedot modal."

"Masalah sebenarnya bukanlah penyelesaiannya, melainkan bagaimana mereka mengumpulkan investasi awal saat mendirikan perusahaan. Itulah bagian seriusnya."

"Saya tidak mengerti bagaimana seniman dibayar begitu sedikit," "Semuanya harus diselidiki. Terlalu banyak hal yang mencurigakan."

"Ini gila sekali," "Tidak ada jalan kembali dari ini," "Segala sesuatu tentang perusahaannya mencurigakan," "Mereka perlu menyelidiki perusahaannya dengan benar."***


Editor : Irma Nurfajri