Grosir Sembako Terbakar, Pemilik dan Pembeli Dilarikan ke Puskesmas
Sebuah rumah merangkap grosir sembako ludes terbakar api di Ganeas Singajaya Garut dan menyebabkan dua orang terluka
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Sebuah bangunan rumah merangkap grosir sembako Kampung Ganeas RT 01 RW 05 Desa/Kecamatan Singajaya Selatan, Kabupaten Garut ludes terbakar, Kamis (10/3).
Untungnya dalam insiden kebakaran grosir sembako di Singajaya Garut tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun istri Omat Rohman pemilik toko, dan seorang pembeli semp[at dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka ringan.
Keduanya mengalami luka bakar ringan pada bagian kaki karena terkena sambaran api yang menyembur dari tabung gas di grosir sembako tersebut.
Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Disertai Es Bikin Pohon Tumbang yang Menimpa Dua Rumah di Kabupaten Bandung
Salah seorang warga setempat Ade Koswara menyebutkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Diduga terjadi konsleting listrik pada sambungan kabel di bangunan toko sembako.
Percikan apinya langsung menyambar gas yang mengambang di udara dari sebuah tabung gas ukuran 3 kilogram yang diduga mengalami kebocoran. Seketika terjadi ledakan disertai sambaran api yang langsung menyambar bangunan rumah dan toko.
Saat kejadian, isteri pemilik toko yakni Ida sedang melayani seorang pembeli. Keduanya nyaris menjadi korban ketika api menyambar mereka. Namun beruntung keduanya dengan sigap berlari menjauh dari lokasi, dan selamat.
Camat Singajaya Dadang Muhidin membenarkan adanya kebakaran menimpa bangunan rumah dan toko sembako milik Rahmat itu.
Baca Juga: Urai Kemacetan Lalu Lintas di Bojonggede, BPTJ dan Dishub Kabupaten Bogor Lakukan Secara Bertahap
"Kita sudah lakukan evakuasi para penghuni rumah terbakar, asesmen juga dilakukan unsur Forkopimcam, Tagana, dan masyarakat lain," ujarnya.
Kini Rohmat bersama isteri Ida (30) dan dua anaknya yang masih berusia tujuh dan satu setengah tahun tinggal sementara di salah satu rumah kerabatnya terdekat.
"Yang mereka butuhkan saat ini, makanan, kasur, selimut, dan pakaian," ujarnya.
Dadang pun menghimbau warga untuk selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik dalam rumah atau bangunan lainnya supaya bisa mengantisipasi kemungkinan terjadi konslet yang dapat menimbulkan kebakaran. Juga kompor maupun tabung gas harus dikontrol agar terdeteksi kalau-kalau ada kebocoran.
"Tak kurang pentingnya, kalau ada kejadian kebakaran atau hal lainnya, segera melapor ke pemerintah setempat agar bisa secepatnya ditangani !" ingat Dadang.(zainulmukhtar/aab)
Editor : inilahkoran


