Guardiola Butuh Satu Menit Menolak Italia

FEDERASI Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan telah melakukan pendekatan kepada Pep Guardiola untuk mengisi posisi pelatih kepala tim nasional Italia yang kosong

Guardiola Butuh Satu Menit Menolak Italia
FEDERASI Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan telah melakukan pendekatan kepada Pep Guardiola untuk mengisi posisi pelatih kepala tim nasional Italia yang tengah kosong.

Oleh: Bsafaat

FEDERASI Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan telah melakukan pendekatan kepada Pep Guardiola untuk mengisi posisi pelatih kepala tim nasional Italia yang tengah kosong.

Sayangnya, mantan pelatih Manchester City itu menegaskan belum berniat kembali melatih dalam waktu dekat.

Menurut laporan ESPN yang mengutip sumber internal, komunikasi antara FIGC dan Guardiola berlangsung sangat singkat, bahkan hanya sekitar satu menit.

Alasannya, Guardiola telah menyampaikan niatnya untuk mengambil jeda dari dunia kepelatihan selama setidaknya satu tahun setelah mengakhiri masa baktinya bersama Manchester City pada Mei lalu.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa bukan hanya Italia yang mencoba mendekati Guardiola. Dalam beberapa pekan terakhir, tiga tim nasional lainnya juga telah menghubungi perwakilan pelatih asal Spanyol tersebut.

Meski demikian, seluruh pendekatan mendapat jawaban serupa. Guardiola ingin menjalani masa sabbatical atau cuti panjang sebelum mempertimbangkan kembali tawaran melatih.

Beberapa federasi disebut siap menunggu karena pada 2027 tidak ada turnamen internasional besar yang mengharuskan pelatih langsung bekerja dalam waktu dekat.

Selain Italia, Belanda disebut sebagai salah satu negara yang tertarik menggunakan jasa Guardiola setelah kepergian Ronald Koeman, yang mundur usai De Oranje tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 oleh Maroko.

Sementara itu, nama Guardiola juga kembali dikaitkan dengan Timnas Inggris. Meski demikian, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dikabarkan masih mempertahankan Thomas Tuchel, meski The Three Lions gagal melangkah ke final setelah kalah dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.

Italia tengah berburu pelatih baru setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri menyusul kegagalan Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Italia tersingkir setelah kalah dari Bosnia-Herzegovina pada babak play-off yang digelar April lalu.

Proses pencarian pelatih sempat tertunda karena FIGC lebih dahulu menggelar pemilihan presiden federasi. Giovanni Malagò akhirnya terpilih sebagai presiden baru pada 22 Juni, mengalahkan Giancarlo Abete.

Setelah itu, legenda AC Milan Paolo Maldini ditunjuk sebagai direktur teknik tim nasional, sementara mantan pemain Brasil Leonardo bergabung sebagai konsultan untuk membantu proses pencarian pelatih baru.

Selain Guardiola, mantan gelandang Italia Andrea Pirlo juga disebut masuk dalam daftar kandidat.

Namun hingga kini, dua nama yang masih menjadi favorit untuk menangani Gli Azzurri adalah Antonio Conte dan Roberto Mancini, yang pernah membawa Italia menjuarai Euro 2020 (digelar pada 2021).

Italia sendiri tengah berupaya mengakhiri tren buruk di pentas dunia. Setelah menjadi juara Piala Dunia 2006, Gli Azzurri gagal lolos ke putaran final pada 2018, 2022, dan kini kembali absen di Piala Dunia 2026, menjadikannya tiga edisi beruntun tanpa kehadiran salah satu negara tersukses dalam sejarah sepak bola dunia. (bsf)


Editor : Inilahkoran