Gubernur Papua Barat Daya Bantah Isu Pencemaran di Raja Ampat
Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa kondisi lapangan berbeda dari gambaran yang beredar di media sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Masyarakat Pulau Gag menyuarakan harapan agar aktivitas pertambangan nikel oleh perusahaan GAG Nikel tetap dilanjutkan.
Hal ini disampaikan langsung kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang berkunjung ke lokasi bersama Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dan Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam.
Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa kondisi lapangan berbeda dari gambaran yang beredar di media sosial.
Ia menyatakan, kemungkinan besar video-video yang memperlihatkan dugaan pencemaran lingkungan bukan berasal dari Pulau Gag ataupun kawasan wisata Piaynemo.
"Kita tidak tahu video itu diambil dari mana, tapi yang jelas bukan dari penambangan di Pulau Gag," kata Elisa.
Menurutnya, masyarakat setempat justru menunjukkan dukungan penuh terhadap keberadaan tambang nikel.
Selain merasa terbantu secara ekonomi, mereka juga menganggap bahwa kualitas lingkungan seperti air laut dan hasil tangkapan ikan tetap baik seperti sebelumnya.
“Semua warga yang kami temui, tua-muda, laki-laki maupun perempuan, bahkan sampai menangis meminta agar tambang ini jangan ditutup,” ujar Elisa.
Sebelumnya beredar foto dan video di media sosial yang memperlihatkan kerusakan di beberapa titik di Raja Ampat akibat penambangan nikel di lokasi tersebut.
Editor : Firda Rachmawati

