Guru Besar IPB, Kritisi KLH yang Main Segel dan Cabut Perizinan Objek Wisata di Puncak
Profesor Ricky Avenzora, Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University lmenyoroti kasus penyegelan dan pembongkaran terhadap puluhan lokasi objek wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Profesor Ricky Avenzora, Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University lmenyoroti kasus penyegelan dan pembongkaran terhadap puluhan lokasi objek wisata di kawasan puncak, Kabupaten Bogor.
Menurutnya, langkah Kementerian Lingkungan Hidup yang menyegel dan mencabut izin usaha wisata belakangan
ini cenderung dimaknai sebagai individual over acting (aksi berlebihan secara individual) serta position abuse of power (penyalahgunaan jabatan dan kekuasaan).
“Intinya tidak dilakukan dengan prosedur yang tepat. Hal itu sungguh tidak bijak dan sangatmerugikan semua pihak secara signifikan. Menurut saya, praktik semacam ini harus segera dihentikan dan tidak boleh diulang oleh siapa pun,” tegas Profesor Ricky Avenzora kepada wartawan, Senin, 22 September 2025.
Ia menuturkan, hak usaha para pengusaha objek wisata seharusnya dikembalikan, bahkan didukung dan difasilitasi oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
“Perlu kita sadari, Indonesia hanya memiliki sedikit sekali pengusaha wisata yang konsisten mengembangkan ekowisata," tuturnya.
Karena itu, menurutnya, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat semestinya memberi dukungan penuh dalam segala hal.
Jika ada kekeliruan atau kekurangan dari pihak swasta atau pengusaha, maka sebaiknya diarahkan dan dibimbing dengan bijak.
“Alangkah baiknya, apabila ppemerintah daerah hingga pemerintah pusat, mengarahkan dan membimbing sejak perencanaan pembangunan objek wisatanya, ketimbang menghentikan pada proes pembangunan atau membongkar ketika bangunan sudah terbangun namun melanggar kaidah aturan yang berlaku," tukasnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti

