Guru Difitnah Ambil Jatah, SMAN 1 Ciemas Minta SPPG Bagikan Sendiri MBG ke Siswa
Guru di SMAN 1 Ciemas dituduh SPPG Al-Mubarokah ambil jatah MBG siswa hingga akhirnya sekolah turun tangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan di Sukabumi di mana kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dipertanyakan.
Saat ini pihak guru di SMAN 1 Ciemas Sukabumi, dituduh telah mengambil jatah MBG siswa oleh pihak SPPG Al-Mubarokah.
Hal ini dituduhkan usai pihak SPPG merasa seharusnya jika ada siswa yang tidak masuk sekolah, MBG tersebut tidak boleh diambil oleh guru namun harus dikembalikan ke pihak SPPG.
Bahkan pihak SPPG memfitnah bahwa guru-guru di SMAN 1 Ciemas sengaja mengambil jatah MBG siswa.
Tidak menerima tuduhan dan merasa profesi guru direndahkan oleh pihak SPPG, kini Kepala Sekolah SMAN 1 Ciemas mengeluarkan pengumuman resmi.
Pengumuman ini ditujukan untuk pihak SPPG Al-Mubarokah dengan 5 poin yang jadi sorotan utama.
Pengumuman Resmi
1. Guru dan staf sekolah tugas utama mereka yaitu mengajar dan melakukan evaluasi pendidikan sesuai UU. NO. 14 Tahun 2005.
Berdasarkan evaluasi mendalam, pihak sekolah menyampaikan keberatan terkait teknis distribusi MBG yang saat ini dibebankan pada guru dan staf sekolah yang mana harusnya itu merupakan tugas SPPG.
2. Langkah ini diambil untuk menjaga martabat profesi guru dari risiko sosial dan tuduhan tidak berdasar terkait transparansi pengelolaan MBG di lapangan.
3. Saat ini pihak SMAN 1 Ciemas telah mengajukan permohonan agar SPPG Al-Mubarokah menyediakan tenaga khusus untuk pembagian MBG langsung ke siswa.
4. Dikarenakan belum ada titik temu mengenai pembagian MBG ke siswa yang tidak membebani guru, maka untuk sementara waktu penyaluran MBG ke SMAN 1 Ciemas ditiadakan.
5. Pihak sekolah tetap berkomitmen mendukung program pemerintah ini dalam hal koordinasi dan pengawasan, namun tetap memprioritaskan kualitas belajar-mengajar di sekolah.***
Editor : Irma Nurfajri

