Hadapi Tekanan Rupiah, Disdagin dan DKPP Kota Bandung Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, di tengah kondisi nilai rupiah yang melemah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, di tengah kondisi nilai rupiah yang melemah dan berpotensi memengaruhi harga di pasaran.
Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menyampaikan, secara rutin melakukan pemantauan dan monitoring harga baik di pasar tradisional maupun ritel modern. Selain itu, juga menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak.
“Seperti yang biasa kami lakukan, kami terus melakukan pemantauan dan monitoring. Baik ke pasar tradisional maupun retail, termasuk melakukan komunikasi efektif dengan distributor, dengan Bulog sebagai BUMN nya. Kemudian juga dengan para distributor lainnya,” kata Ronny Ahmad Nurudin, Sabtu (30/5/2026).
Selain pengawasan harga, pihaknya juga melakukan langkah intervensi pasar melalui kegiatan bazar murah yang telah dilaksanakan di seluruh wilayah kecamatan di Kota Bandung. “Dan kemarin terakhir, kami melaksanakan bazar murah utama. Sudah selesai di 30 kecamatan,” ucapnya.
Ronny menambahkan, upaya menjaga stabilitas harga juga dilakukan secara kolaboratif dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bandung. Sebabnya, DKPP juga memiliki program serupa dalam rangka penguatan ketahanan pangan daerah.
“Dan kami koordinasi dengan DKPP untuk ketahanan pangannya. Karena DKPP juga ada kegiatan-kegiatan yang hampir serupa, seperti gerakan pangan murah kalau tidak salah,” ujar dia.***
Editor : JakaPermana

