Haji Sepulang dari Tanah Suci, Pentingkah Gelar Pak Haji dan Ibu Hajah? Buya Yahya Beri Penjelasan

Apakah gelar tersebut penting dan wajib digunakan? Buya Yahya, salah satu ulama ternama Indonesia, memberikan penjelasannya.

Haji Sepulang dari Tanah Suci, Pentingkah Gelar Pak Haji dan Ibu Hajah? Buya Yahya Beri Penjelasan
Haji Sepulang dari Tanah Suci, Pentingkah Gelar Pak Haji dan Ibu Hajah? Buya Yahya Beri Penjelasan

INILAHKORAN, Bandung – Menunaikan ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu.

Bagi mereka yang berkesempatan menunaikan ibadah haji, tentu menjadi momen istimewa dan membanggakan.

Namun, sepulang dari Tanah Suci, muncul pertanyaan terkait penggunaan gelar Pak Haji dan Ibu Hajah.

Apakah gelar tersebut penting dan wajib digunakan? Buya Yahya, salah satu ulama ternama Indonesia, memberikan penjelasannya.

Menurut Buya Yahya, dalam Islam, tidak ada perintah maupun larangan secara tegas untuk menggunakan gelar haji atau hajah. Penggunaan gelar tersebut lebih kepada tradisi dan budaya di masyarakat.

Di Indonesia, penggunaan gelar haji dan hajah sudah menjadi hal yang lumrah. Hal ini sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah menunaikan ibadah haji.

Buya Yahya pun tidak mempermasalahkan tradisi tersebut. Beliau berpendapat, sah-sah saja jika masyarakat ingin menggunakan gelar haji dan hajah.

Halaman :


Editor : Yosep Saepul Ramadan