Hari Kedua Pencarian, 29 Korban Kapal Tunu Pratama Jaya Masih Hilang
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyanto, menjelaskan bahwa tim SAR telah melakukan upaya maksimal melalui pencarian di darat, laut, dan udara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan 29 orang korban hilang dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
Hingga Jumat malam (4/7/2025), pencarian memasuki hari kedua tanpa adanya penemuan baru.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyanto, menjelaskan bahwa tim SAR telah melakukan upaya maksimal melalui pencarian di darat, laut, dan udara. Namun, sejumlah kendala teknis di lapangan membuat operasi penyelamatan belum membuahkan hasil tambahan.
“Pada hari kedua ini belum ditemukan korban baru. Tim terus melakukan penyisiran dan akan melanjutkan operasi SAR pada Sabtu besok,” kata Ribut Eko dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Cuaca menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pencarian. Jarak pandang menurun drastis dari 10 kilometer menjadi hanya 3 kilometer, sementara tinggi gelombang mencapai 2,5 meter dengan angin cukup kencang.
Sementara itu, jumlah korban selamat kini bertambah menjadi 30 orang setelah adanya konfirmasi atas nama Wahyudi alias Sinyo, yang sempat tidak melapor ke tim SAR dan langsung pulang ke rumah.
“Wahyudi ini berbeda dengan Tri Wahyudi. Jadi korban selamat totalnya 30 orang, ditambah enam korban meninggal dunia, total yang ditemukan sejauh ini ada 36 orang,” jelas Ribut.
Dengan demikian, masih ada 29 orang korban yang belum ditemukan dari total 65 orang yang berada di atas kapal saat kecelakaan terjadi.
KMP Tunu Pratama Jaya diketahui membawa 53 penumpang dan 12 awak kapal serta 22 kendaraan saat tenggelam pada Rabu malam (2/7) pukul 23.35 WIB dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk.
Tim SAR merencanakan penyisiran lanjutan dengan perlengkapan tambahan dan strategi operasi baru untuk hari berikutnya.
Editor : Firda Rachmawati


