Hari Ketiga Operasi SAR Kapal Wisata Labuan Bajo, Tim Sisir Laut hingga Pulau-Pulau Sekitar Pulau Padar
pencarian hari ketiga WNA yang hilang dilakukan secara intensif sejak Minggu pagi dengan pola penyisiran yang diperluas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Operasi pencarian terhadap empat WNA asal Spanyol korban kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, memasuki hari ketiga sejak kejadian pada Jumat (26/12) malam. Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dengan melibatkan berbagai unsur laut dan masyarakat pesisir.
Koordinator Pos SAR Manggarai Barat, Edy Suryono, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara intensif sejak Minggu pagi dengan pola penyisiran yang diperluas, baik ke arah utara maupun selatan dari lokasi kecelakaan.
Tak hanya mengandalkan armada laut, tim juga melakukan koordinasi aktif dengan warga dan nelayan di pulau-pulau sekitar, seperti Pulau Messah dan Pulau Papagarang, guna mempercepat proses pencarian.
“Semua pulau sekitar kami libatkan koordinasi. Nelayan yang sedang melaut juga kami minta ikut memantau,” kata Edy.
Selain penyisiran permukaan, penyelaman bawah laut juga dilakukan oleh tim penyelam profesional dari P3KOM untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak di sekitar bangkai kapal.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menegaskan bahwa pencarian terhadap empat korban masih terus dilakukan meski sejumlah barang kapal telah ditemukan.
Dalam operasi SAR ini, berbagai armada dikerahkan, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, RIB Lanal Maumere, RIB Ditpolair Polda NTT, hingga kapal KPC Ditpolair Polda NTT.
Tim SAR menyatakan pada hari keempat pencarian, area operasi akan kembali diperluas dengan memperhatikan pergerakan arus laut dan informasi dari nelayan setempat. Upaya maksimal terus dilakukan demi menemukan keempat korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Editor : Firda Rachmawati


