Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, DLH Jabar Fokus Restorasi Lahan

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi atau DLH Jabar kembali menyelenggarakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 tingkat provinsi. 

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, DLH Jabar Fokus Restorasi Lahan
Kepala DLH Jabar Prima Mayaningtias (kanan) mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 mengusung tajuk “Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan”. Tema itu merupakan pengingat sekaligus ajakan penyelesaian akar masalah krisis iklim harus diselesaikan dengan inovasi yang dilaksanakan secara konsisten seluruh pemangku kepentingan yang mengedepankan prinsip keadilan dan inklusivitas. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Lingkungan Hidup Provinsi atau DLH Jabar kembali menyelenggarakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 tingkat provinsi. 

Kepala DLH Jabar Prima Mayaningtias mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 mengusung tajuk “Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan”. Tema itu merupakan pengingat sekaligus ajakan penyelesaian akar masalah krisis iklim harus diselesaikan dengan inovasi yang dilaksanakan secara konsisten seluruh pemangku kepentingan yang mengedepankan prinsip keadilan dan inklusivitas. 

Menurutnya, perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 kali ini berfokus pada restorasi lahan, menghentikan penggurunan, dan membangun ketahanan terhadap kekeringan. DLH Jabar menilai hal itu sesuai dengan tema internasional Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 yaitu “Land Restoration, Desertification, And Drought Resilience” dengan slogan “Our Land, Our Future, Generation Restoration.”

Baca Juga : Diduga Pemeran Wanita Video Mesum, Pemprov Jabar Bakal Panggil ASN DPMD

Prima menuturkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 di Jabar telah dilaksanakan pula di tingkat kabupaten/kota. Sebagai puncak dari seluruh rangkaian kegiatan itu nantinya akan dilaksanakan penandatangan kesepakatan multipihak tentang komitmen konservasi lahan kritis, aksi penanaman pohon, pelepasan ikan di sungai Citarum sektor 8, serta pemberian penghargaan bagi pemenang lomba video best practice pengelolaan persampahan. 

“Pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan sekaligus meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem,” kata Prima. 

Dia menambahkan, melalui upaya pemulihan lingkungan itu maka dampak akibat perubahan iklim dapat ditekan serta meningkatkan penyimpanan karbon. Penyelesaian krisis iklim dengan mengedepankan prinsip keadilan tidak hanya mengatasi masalah degradasi lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan restorasi lahan. 

Baca Juga : Bey Machmudin Tolak Penerbitan Obligasi Daerah, Enggan Membebani Pemprov Jabar di Masa Depan

"Selain menghasilkan manfaat ekosistem yang signifikan, pendekatan tersebut juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keberlanjutan social serta kesejahteraan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak, termasuk komunitas lokal dan masyarakat adat," jelas Prima.***


Editor : Doni Ramdhani