Hasil Forensik Ungkap Luka Serius di Tubuh Anak Perempuan yang Tewas di Penjaringan

Berdasarkan hasil forensik ada sejumlah luka serius di tubuh jasad anak perempuan.

Hasil Forensik Ungkap Luka Serius di Tubuh Anak Perempuan yang Tewas di Penjaringan
ada luka pada jasad anak perempuan

INILAHKORAN - Misteri kematian anak perempuan berinisial AR (8) yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar indekos di Jalan Arwana, Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, mulai terungkap.

Tim forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menemukan sejumlah luka serius di tubuh korban yang diduga kuat terkait penyebab kematiannya.

Kabid Yandokpol RS Polri, Kombes Ahmad Fauzi, mengungkapkan jenazah AR tiba di RS Polri pada Minggu (21/9) pukul 05.42 WIB, dan langsung diperiksa sejak pukul 08.15 WIB. Saat itu, kondisi tubuh korban sudah membusuk dan dipenuhi belatung.

“Jenazah dalam kondisi membusuk. Kami temukan jejas pada leher kanan dan kiri, serta luka terbuka di puncak kepala dengan resapan darah hingga ke tulang,” kata Fauzi, Rabu (24/9/2025).

Luka di Kepala dan Tanda Kekerasan Lain

Selain luka di kepala, tim forensik juga menemukan kejanggalan pada bagian dada korban. Tulang iga kiri bagian depan tampak menonjol dengan permukaan kasar, yang diduga merupakan bekas proses penyembuhan patah tulang.

Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam penyelidikan karena mengindikasikan korban pernah mengalami trauma fisik sebelum kematian.

Polisi Sudah Periksa Tujuh Saksi

Kasus ini masih dalam proses pendalaman oleh Polsek Metro Penjaringan. Kapolsek AKBP Agus Ady Wijaya menyebut pihaknya sudah memeriksa tujuh orang saksi, termasuk kedua orang tua korban.

“Kami periksa lima saksi dan kedua orang tua korban, yakni ayah berinisial S (44) dan ibu MKR,” jelas Agus.

Misteri Kematian Masih Diselidiki

Meski sudah ada indikasi kuat adanya kekerasan, penyebab pasti kematian AR masih menunggu hasil uji laboratorium. Polisi menegaskan akan terus mendalami temuan forensik ini demi mengungkap kebenaran.


Editor : Firda Rachmawati