Haul Ki Gede Japura Digelar 15 Agustus, Libatkan UMKM dan Hadirkan Dua Ulama
Haul Ki Gede Japura, KH Hasan Mutohar dan sesepuh Japura digelar 15 Agustus 2026 di Cirebon, dirangkai pengajian akbar dan pasar tumpah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Haul Ki Gede Japura, KH Hasan Mutohar, dan para sesepuh warga Japura tahun 2026 akan digelar pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Masjid Jami Nurul Islah, Desa Japura Kidul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenang jasa para ulama dan sesepuh Japura yang memiliki peran penting dalam perjalanan syiar Islam di wilayah tersebut.
Selain rangkaian kegiatan keagamaan, haul tahun ini juga akan diramaikan dengan pasar tumpah yang melibatkan pelaku UMKM serta pedagang lokal.
Tokoh masyarakat Japura sekaligus salah satu inisiator kegiatan, H. Nahrowi Mujtahid atau Kang Owi, mengatakan haul merupakan bentuk penghormatan kepada para ulama dan sesepuh yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan haul secara rutin juga menjadi sarana menjaga tradisi sekaligus mengenalkan nilai-nilai perjuangan para pendahulu kepada generasi muda.
“Haul ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan, sekaligus melestarikan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun,” kata Kang Owi, Senin (10/8/2026).
Haul Japura Tahun Ini Lebih Semarak
Kang Owi menjelaskan, pelaksanaan haul pada tahun-tahun sebelumnya berlangsung sederhana melalui kegiatan ziarah dan tausiyah di Makbaroh Gedongan, Desa Japura Kidul.
Namun, tahun ini rangkaian kegiatan dibuat lebih semarak dengan menghadirkan pasar tumpah. Kehadiran pasar tersebut diharapkan memberikan peluang bagi pelaku UMKM dan pedagang lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya jumlah jemaah dan peziarah.
“Kehadiran pasar tumpah diharapkan mampu memberikan ruang bagi para pelaku UMKM dan pedagang lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat selama berlangsungnya kegiatan haul,” ujarnya.
Diawali Tahlil Akbar
Ketua Panitia Haul, H. Fahmi Tolkha, mengatakan rangkaian kegiatan akan diawali dengan Tahlil Akbar pada pukul 13.00 WIB di Makbaroh Gedongan.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan di halaman Masjid Jami Nurul Islah, Desa Japura Kidul.
Puncak kegiatan akan diisi pengajian akbar dengan menghadirkan KH. Fahmi Amrullah Hadziq, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, serta KH. Subhan Ma’mun, Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi, Brebes, Jawa Tengah.
Fahmi mengatakan kehadiran kedua ulama tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan nilai keagamaan sekaligus menjadi sumber ilmu dan inspirasi bagi masyarakat.
“Kehadiran kedua ulama tersebut kami harapkan menjadi sumber ilmu, inspirasi dan keberkahan bagi seluruh jamaah yang hadir dalam haul nanti,” kata Fahmi.
Masyarakat Diajak Hadiri Haul
Panitia mengundang masyarakat, jemaah, peziarah, serta kaum muslimin dari berbagai daerah untuk menghadiri seluruh rangkaian Haul Ki Gede Japura, KH Hasan Mutohar, dan para sesepuh Japura.
Masyarakat yang hadir juga diimbau menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Panitia berharap haul tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para ulama dan leluhur, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.
Di sisi lain, keberadaan pasar tumpah diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat melalui keterlibatan UMKM dan pedagang lokal.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah, mengenang jasa para ulama dan leluhur, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui pasar tumpah,” pungkasnya.***
Editor : JakaPermana


