Heboh, Reporter TV Diduga Sebut Rakyat Demo sebagai 'Musuh' Saat Liputan di DPR
Pernyataan ini menyulut amarah netizen yang mendengarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Media sosial diramaikan dengan potongan video siaran Kompas TV yang menimbulkan kontroversi setelah seorang reporter diduga menyebut massa aksi di depan Gedung DPR/MPR RI sebagai “musuh”.
Video singkat berdurasi 21 detik itu viral pada Jumat (29/8/2025) dan memicu gelombang kritik dari warganet.
Dalam video yang beredar, reporter Kompas TV tengah melaporkan kondisi demonstrasi di sekitar Gedung DPR. Namun, terdengar kalimat yang menyebut bahwa “musuh sudah dipukul mundur”.
Ungkapan tersebut sontak menuai reaksi keras publik karena massa aksi yang dimaksud adalah rakyat yang sedang menyuarakan aspirasi mereka.
Unggahan potongan siaran itu mendapat ribuan tayangan dan ratusan komentar dari netizen. Beberapa di antaranya menilai penggunaan kata “musuh” sangat tidak pantas, terlebih jika diarahkan kepada rakyat yang sedang berunjuk rasa secara konstitusional.
“Kompas musuh rakyat!!!!!” tulis salah satu komentar warganet yang terekam dalam tangkapan layar.
Namun, ada pula komentar lain yang menyebut insiden ini hanyalah kesalahan penyebutan dan meminta masyarakat tidak terburu-buru menyalahkan pihak media.
“Maaf untuk semua, itu kesalahan sedikit ya netizen. Jangan provokator dulu,” tulis akun lain yang mengaku mewakili Kompas TV.
Editor : Firda Rachmawati


