Hengky Kurniawan Ngaku Akan Siapkan Solusi Bagi 50 Mahasiswa KBB yang Mendapatkan Beasiswa di UIN SGD Bandung

Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengaku akan mencarikan solusi terkait polemik beasiswa mahasiswa KBB di UIN SGD Bandung

Hengky Kurniawan Ngaku Akan Siapkan Solusi Bagi 50 Mahasiswa KBB yang Mendapatkan Beasiswa di UIN SGD Bandung
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengaku akan mencarikan solusi soal 50 mahasiswa KBB yang mendapatkan beasiswa di UIN SGD Bandung

 

INILAHKORAN, Bandung - Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Hengky Kurniawan bakal menyiapkan solusi bagi 50 orang mahasiswa asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tengah kuliah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di Kampus UIN SGD Bandung.

Pasalnya, 50 orang mahasiswa terpaksa dicutikan kampus UIN SGD Bandung lantaran menunggak pembayaran uang kuliah tunggal (UKT). Hengky Kurniawan mengatakan, seluruh mahasiswa yang disebut-sebut peraih beasiswa kuliah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung tersebut ternyata tidak tercatat pada DPA di APBD KBB.

Menurut Hengky Kurniawan, polemik beasiswa mahasiswa KBB di UIN SGD Bandung tersebut mencuat sejak beberapa bulan lalu, bahkan pihaknya pun langsung melakukan rapat koordinasi.

Baca Juga: Jangankan Diajak Bicara, 3 Golongan Ini Tidak Akan Allah Pandang di Akhirat, Ustadz Abdul Somad: Merana!

"Yang perlu saya sampaikan terkait bea siswa ini adalah yang pertama tidak ada pada DPA dan yang selanjutnya juga tidak ada kerjasama antara Pemda Bandung Barat dan lembaga pendidikan penerima hibah," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak ingin di kemudian hari ada hal-hal yang tidak diharapkan terjadi lantaran distribusi bea siswa ini tidak menempuh prosedur yang jelas.

"Nantinya jangan sampai terjadi mahasiswa penerima hibah ini harus mengembalikan uang negara lantaran tidak memenuhi prosedur seperti yang terjadi kepada ratusan mahasiswa di Aceh," ujarnya. 

Baca Juga: Tertipu Kavling Murah, Warga Cirebon Laporkan Developer PT AZN ke Polisi

Diberitakan sebelumnya sebanyak 50 orang mahasiswa asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tengah kuliah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) terpaksa dicutikan kampus UIN SGD Bandung lantaran menunggak pembayaran uang kuliah tunggal (UKT).

Menindaklanjuti masalah tersebut Keluarga Mahasiswa Bandung Barat (Kembara) kembali mempertanyakan keseriusan Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam menuntaskan program beasiswa bagi 50 mahasiswa di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

"Kami selama ini mempertanyakan permasalahan tersebut ke Pemda KBB. Bahkan, kami mencoba melakukan audiensi ke Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan namun tak direspon," kata Ketua Umum Kembara, Deni Permana kepada wartawan.

Baca Juga: Dalam Kurun Tiga Hari, BPBD Catat 14 Kejadian Bencana di KBB

"Jadi kami sampaikan masalah ini ke Ketua DPRD KBB, pak Rismanto," sambungnya.

Ia menyebut, sudah setahun puluhan mahasiswa PGMI di UIN SGD Bandung menunggu kejelasan.

"Tapi tidak ada tanggapan dari Pemda KBB," sebutnya.

Baca Juga: Jangan Bingung Lagi! Amalan Doa Ini Bakal Percepat Terkabul Hajat, Ustadz Adi Hidayat: Allah Itu Senang Dirayu

Oleh karenanya, lanjut dia, pihaknya meminta kepada DPRD KBB untuk ikut mendorong penyelesaian musibah yang menimpa 50 mahasiswa tersebut.

"Sudah beberapa kali Koordinator penerima beasiswa PGMI UIN SGD Bandung ingin mengadakan audiensi ke Plt Bupati Hengki Kurniawan, namun tidak ada respons sama sekali," ujarnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran