Hiiii..Inilah Daftar Lokasi Wisata Horor di Jabar, Berani Uji Nyali?

Jabar memang menjadi salah satu provinsi yang menyajikan sejumlah wisata horor untuk anda datangi. Simak lokasinya

Hiiii..Inilah Daftar Lokasi Wisata Horor di Jabar, Berani Uji Nyali?
Salah satu destinasi wisata horor di Jabar, yakni Goa Sunyaragi di Desa Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

INILAHKORAN, Bandung-Siapa berani datang ke tempat horor? Jika anda penyuka petualangan seram, tidak ada salahnya untuk menguji keberanian dengan mendatangi destinasi wisata bergenre horor di Jabar

Jabar memang menjadi salah satu provinsi yang menyajikan sejumlah wisata horor untuk anda datangi.

Wisata bergenre horor memang mulai diminati wisatawan belakangan ini. Di mana objek wisata horor ini dipenuhi cerita mistis yang membuat warga kian penasaran untuk datang.

Mau tahu di mana saja wisata horor di Jawa Barat? Catat lokasi berikut ini.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Kota Bandung Terjunkan Tim Pemeriksa Hewan Kurban Lebih Awal

1. Kamar 308 Samudra Beach

Pelabuhan Ratu selain terkenal dengan panorama pantainya yang indah, namun juga menyimpan sebuah legenda.

Khususnya di Hotel Inna Samudra, yang memang tempat wisata tersembunyi dan kerap menarik perhatian para turis, terutama mereka yang senang dengan hal-hal mistis.

Di dalam hotel megah ini terdapat satu kamar yang diagungkan dan tidak diperbolehkan disewa untuk orang biasa.

Tapi sobat wisata yang khususnya menginap di Hotel tersebut, bisa mengunjugi kamar 308 dengan di bantu oleh guide dari Hotel.

Walaupun diselimuti aura mistis yang dapat membuat bulu kuduk anda berdiri, namun kamar 308 selalu dikunjungi turis lokal dan mancanegara.

Baca Juga: Mumpung Momentum Hari Jadi KBB ke-15, Satpol PP Bebersih Curug Malela

2. Rumah Pengabdi Setan

Pecinta film horor siapa tidak tahu dengan Rumah Pengabdi Setan. Wisata ini terkenal sebagai bekas lokasi syuting film garapan Joko Anwar, Pengabdi Setan.

Bagaimana tidak merinding, di saat wisata lain menyuguhkan taman taman indah bagi pengunjung, pengelola wisata Rumah Pengabdi Setan malah membuat properti kuburan di bagian halamannya.

Lokasi rumah ini ada di kawasan PTPN VIII, Kampung Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Rumah tua yang tidak lagi dihuni ini adalah bekas rumah dinas pimpinan perkebunan teh yang saat ini menjadi PTPN VIII.

Baca Juga: Disdik Kota Bandung Jamin Anak Ketgori Rawan Melanjutkan Pendidikan Tetap Dapat Sekolah

Jam buka obyek wisata Rumah Pengabdi Setan tidak dibatasi alias buka 24 jam dengan tiket masuk Rp 10.000 rupiah per orang.

3. Wisata Mistis Goa Surnyagari

Ada mitos yang beredar di kalangan masyarakat. Para jomblo yang sedang berada di sini, dilarang menyentuh bagian tertentu dari Goa Sunyaragi. Bila disentuh bisa menyebabkan sulit mendapatkan jodoh.

Goa Sunyaragi sendiri berada di Desa Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Alih-alih menyerupai goa, bangunan cagar budaya ini justru lebih mirip dengan candi yang disusun dari batu-batu karang.

Dibangun oleh cicit Sunan Gunung Jati sekitar abad ke-16, yaitu Pangeran Mas Zainul Arifin, dulunya kompleks goa dikelilingi danau penampungan air dan pohon Jati. Namun, saat ini danau sudah mengering.

Baca Juga: Pacar Baru Kim Kardashian, Pete Davidson Resmi Jadi Bagian dari “Hulu Kardashians”. Awal Keseriusan Hubungan?

Kawasan wisata Goa Sunyaragi buka hingga pukul 16.00 WIB secara umum, namun juga terbuka 24 jam bagi mereka yang ingin bertawasul, atau menenangkan pikiran.

Adapun harga tiket masuk Goa Sunyaragi untuk umum adalah Rp 15.000, sedangkan untuk pelajar yaitu Rp 10.000.

4. Goa Miring

Lokasinya berada di area cagar alam Pangandaran. Keunikan di dalam goa ini yaitu terdapat sebuah batu yang menyerupai seperti pocong, kuntilanak serta batu tulang tengkorak.

Tapi tidak perlu takut, maksudnya bukan wujud hantu asli, melainkan sebuah stalaktit di Goa Parat yang menggantung di bagian atas dan tampak seperti hantu tersebut.

Goa miring merupakan goa tembusan, sering disebut miring karena untuk menembus goa ini penugunjung harus memiringkan badan, keunikan di dalam goa ini terdapat yaitu sebuah batu yang menyerupai seperti pocong, kuntilanak, batu angel atau batu bidari serta batu tulang tengkorak.

5. Jembatan Cirahong

Jembatan ini menyimpan sejumlah kisah mistis. Salah satu kisah mistis yang cukup populer di Jembatan Cirahong adalah tentang sepasang pengantin yang dijadikan tumbal dengan cara dikubur hidup-hidup di beton penyangga jembatan.

Konon pasangan pengantin itu diculik dan diikat, kemudian dilempar hidup hidup serta dikubur campuran beton.

Dsri catatan Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat, jembatan Cirahong adalah jembatan kereta api yang terletak di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Tepatnya menghubungkan wilayah Desa Panyingkiran di Kabupaten Ciamis dengan Kecamatan Manonjaya di Kabupaten Tasikmalaya.

Jembatan ini melintas di atas Sungai Citanduy yang merupakan perbatasan kedua kabupaten di Jawa Barat itu. Jembatan Cirahong adalah jalur alternatif dari Tasikmalaya menuju Ciamis lewat Manonjaya dan sebaliknya.

Baca Juga: SD Ar Rahman Darul Ilmi Bandung Gelar Market Day, Bumi Inspirasi Berbagi Tips kepada Siswa-Siswi

Beralamat di Jl. Raya Cirahong, Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat 46197, Jembatan Cirahong memiliki bentang panjang total 202 meter dan berada di ketinggian 66 meter di atas Sungai Citanduy yang bermuara ke Laut Kidul, serta ditopang penyangga beton setinggi 46 meter.

Jembatan dengan nomor registrasi BH 1290 ini berada di sebelah timur Stasiun Manonjaya yang berada di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung. Menggunakan konstruksi baja yang banyak dan cukup rapat, Cirahong satu-satunya jembatan kereta api peninggalan Belanda di Kabupaten Ciamis.***(Rianto Nurdiansyah)

 


Editor : inilahkoran