INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menargetkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya memiliki sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Hingga 30 Oktober 2025, pihaknya menargetkan 91 SPPG di Bandung Barat sudah memiliki
SLHS. Jumlah tersebut sudah termasuk SPPG yang ditutup sementara, yakni 2 SPPG Cipongkor, SPPG Cihampelas dan SPPG Cisarua.
"Total ada 122, tapi kita targetkan 91 SPPG yang memiliki
SLHS, sisanya tetap kita kerjakan. Kalau untuk SPPG yang di Cipatat itu beda, ditutup sementara karena proses pencucian peralatan MBG yang tidak steril atau higienis dan itu bukan kami yang menutup," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, dr. Lia Nurliana Sukandar saat ditemui, Selasa 21 Oktober 2025.
Selain itu, lanjut dr. Lia, pihaknya pun telah membentuk tim percepatan
SLHS dimana Puskesmas yang nanti bakal langsung menjemput bola.
Tak berhenti sampai di situ, lanjut dia, mulai dari Kepala SPPG, ahli gizi, relawan, pihak yayasan hingga mitra SPPG tersebut juga harus mengikuti pelatihan penjamah makanan atau foodhandler.
"Setelah mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus, SPPG MBG ini akan mendapatkan
sertifikat penjamah makanan," tuturnya.
dr. Lia menjelaskan,
sertifikat penjamah makanan bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan pangan.
"Tujuan pelatihan ini agar pihak SPPG bisa memahami bagaimana cara menerima bahan makanan, skrining supplier makanan, cara mengolah, mengemas hingga distribusi menu MBG," ujarnya.
"Jadi jangan sampai kelamaan dari mulai proses hingga pengemasan," sambungnya.
Selain itu, sebut dr. Lia, bakal ada insfeksi kesehatan lingkungan atau IKL yang dilakukan petugas puskesmas dan pihak-pihak lintas sektor.
"Instrumen IKL ini harus mendapat nilai minimal 80, kalau di bawah harus melakukan perbaikan. Jadi setelah mendapat nilai 80, SPPG bisa memproses ke lab untuk pemeriksaan sampel air, sampel makanan, alat makan dan usap dubur," sebutnya.
"Jadi untuk bisa mendapatkan
SLHS ini harus memiliki sampel lab,
sertifikat penjamah makanan dan melampirkan keterangan memiliki PBG atau sedang proses mengurus," sebutnya.
dr. Lia menargetkan seluruh SPPG yang ada di Kabupaten Bandung Barat memiliki
SLHS. "Kita targetkan semua SPPG punya
SLHS tahun ini," tandasnya. ***