Hujan Deras Picu Pergeseran Tanah di Sukamakmur, Puluhan Rumah Warga Terancam

Bencana pergeseran tanah dan longsor melanda Kampung Nanggerang, Sukamakmur, Bogor akibat hujan deras. Puluhan rumah rusak dan warga dievakuasi .

Hujan Deras Picu Pergeseran Tanah di Sukamakmur, Puluhan Rumah Warga Terancam
Pergeseran tanah terjadi secara bertahap di Sukamakmur Kabupaten Bogor menyebabkan sejumlah rumah warga rusak dengan tingkat berbeda. (InilahKoran/Reza Zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Kampung Nanggerang RT 03 RW 02, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, kabupaten bogor, dilanda bencana pergeseran tanah yang berujung longsor, Kamis (29/1/2026). 

Sejak pagi hingga sore hari, pergeseran tanah terjadi secara bertahap dan menyebabkan sejumlah rumah warga rusak dengan tingkat berbeda.

Berdasarkan data yang dihimpun InilahKoran, 20 rumah mengalami rusak berat, 8 rusak sedang, dan 10 rusak ringan. Selain itu, 22 rumah lainnya masih berstatus terancam terdampak longsor susulan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Mochamad Adam Hamdani, mengatakan bencana tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang cukup deras di wilayah Desa Pabuaran.

“Bencana pergeseran tanah dan tanah longsor di Desa Pabuaran, Sukamakmur, dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi,” ujar Adam kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

Dia menambahkan, hingga saat ini pergerakan tanah masih terus berlangsung. Kondisi tersebut berpotensi memperluas dampak kerusakan serta menambah jumlah rumah terdampak dan warga yang harus mengungsi.

Seluruh pemilik rumah yang terdampak telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Pihak Kecamatan Sukamakmur juga berencana mendirikan tenda pengungsian untuk menampung warga.

“Saat ini rumah-rumah yang rusak maupun terancam sudah tidak ditempati, karena dikhawatirkan ambruk akibat pergeseran tanah yang masih terjadi,” jelasnya. ***


Editor : Gin gin T Ginulur