Husin Apresiasi Upaya Pemprov Jabar, Genjot PMDN dan PMA dengan Kemudahan Layanan Perizinan

Apresiasi Husin terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang meningkatkan investasi PMDN dan PMA melalui layanan perizinan yang lebih mudah. Langkah ini diharapkan dapat merangsang investor dan memperluas lapangan kerja di Jawa Barat.

Husin Apresiasi Upaya Pemprov Jabar, Genjot PMDN dan PMA dengan Kemudahan Layanan Perizinan
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Husin, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam meningkatkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) melalui penyediaan layanan perizinan yang lebih mudah. (Foto Yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung -  Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Husin, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam meningkatkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) melalui penyediaan Layanan perizinan yang lebih mudah.

Menurut Husin, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar telah berhasil memperbaiki pelayanan publiknya secara signifikan. Langkah ini diharapkan dapat merangsang minat investor untuk berinvestasi di Jawa Barat, yang pada gilirannya akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

"Dengan adanya pelayanan publik terpadu provinsi (P2TP) dan program Sakiceup Boss, investor dapat mengurus semua kebutuhan perizinan mereka di satu tempat. Ini termasuk layanan seperti pembuatan HAKI dari Kemenkumham, sertifikasi SNI dari BSN, sertifikat halal dari Kemenag, hingga regulasi dari BPOM," ujar Husin, Senin 24 Juni 2024.

Politisi dari Partai Perindo ini juga menambahkan, upaya ini tidak hanya mempermudah investor besar tetapi juga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memperkuat usahanya langsung di Kantor DPMPTSP Jabar

"Ini adalah langkah positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan mengurangi tingkat pengangguran serta kemiskinan ekstrem di Jawa Barat. Dengan P2TP dan program Sakiceup Boss dapat memberikan banyak pelayanan di satu tempat sehingga masyarakat makin mudah mengakses layanan berusaha," tandasnya.*** (Yuliantono)


Editor : Ghiok Riswoto