Indonesia vs Bahrain, I Made Wirawan Kenang Peristiwa Pahit 12 Tahun Silam dan Harapannya Kini

Laga Timnas Indonesia vs Bahrain yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa, 25 Maret 2025 malam ini seolah mengingatkan I Made Wirawan pada peristiwa 12 tahun silam.

Indonesia vs Bahrain, I Made Wirawan Kenang Peristiwa Pahit 12 Tahun Silam dan Harapannya Kini

INILAHKORAN, Bandung - Laga Timnas Indonesia vs Bahrain yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa, 25 Maret 2025 malam ini seolah mengingatkan I Made Wirawan pada peristiwa 12 tahun silam.

Tepatnya pada tahun 2011, I Made Wirawan yang dipercaya gabung Timnas Indonesia harus berhadapan dengan Bahrain dalam laga yang sama-sama,  Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia.

Namun saat itu, posisi kiper utama dipercayakan kepada Markus Haris Maulana atau lebih dikenal Markus Horison. Sementara I Made Wirawan mengisi bangku cadangan.

Sayangnya, Timnas Indonesia mengalami kekalahan dari Bahrain dengan skor 0-2 oleh Sayed Dhiya Saeed di menit 45+1 dan Ismail Abdullatif di menit 70.

Di pertemuan keduanya, skuad Timnas Indonesia mengalami perubahan. Nama I Made Wirawan tak lagi masuk dalam daftar susunan pemain.

Saat itu Timnas Indonesia yang bermain dengan banyak pemain muda tidak mampu menahan serangan bertubi-tubi dari Bahrain. 

Situasi diperburuk dengan kartu merah yang diterima Syamsidar sebagai kiper pada menit ketiga hingga akhirnya kalah dengan skor telak 10-0.

I Made Wirawan berharap di pertemuan kali ini, kemenangan berpihak kepada Timnas Indonesia. Apalagi di laga ini, Tim Merah Putih bertindak sebagai tuan rumah.

“Harapannya pasti kita sebagai orang Indonesia ingin Indonesia bisa menang lawan Bahrain karena itu akan membuka peluang kita untuk lolos ke Piala Dunia,” harap Made. 

Made yang kini merupakan asisten pelatih kiper Persib Bandung ini memastikan peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 masih terbuka meski saat ini berada di posisi empat dengan 6 poin atau terpaut 4 poin dengan Australia yang menempati posisi dua klasemen sementara grup C. 

“Setelah kalah kemarin lawan Australia, kita masih punya tiga peluang lagi untuk bisa ambil poin sebanyak-banyaknya untuk bisa minimal lolos ke putaran berikutnya. Jadi harus kita maksimalkan, dapat enam poin di kandang, dan itu cukup untuk membantu kita lolos ya,” tegasnya. (*)


Editor : Zulfirman