Indra Sjafri Soal Regulasi Pemain Asing Liga 1: Kalau Ada yang Keberatan, Sampaikan ke PSSI

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan tanggapan resmi terkait wacana regulasi baru Liga 1 yang memungkinkan klub mendaftarkan 11 pemain asing dan memainkan delapan di antaranya secara bersamaan di lapangan.

Indra Sjafri Soal Regulasi Pemain Asing Liga 1: Kalau Ada yang Keberatan, Sampaikan ke PSSI
Indra Sjafri Soal Regulasi Pemain Asing Liga 1: Kalau Ada yang Keberatan, Sampaikan ke PSSI

INILAHKORAN, Bandung – Pelaksana tugas (Plt) Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan tanggapan resmi terkait wacana regulasi baru Liga 1 yang memungkinkan klub mendaftarkan 11 pemain asing dan memainkan delapan di antaranya secara bersamaan di lapangan.

Menurut Indra, regulasi tersebut masih perlu dikaji secara menyeluruh dari sisi teknis sebelum bisa diambil sikap resmi oleh PSSI. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri pelepasan tim Indonesia yang akan bertanding di Gothia Cup 2025 di Jakarta.

“Saya harus pelajari dulu karena ini kan baru. Nanti akan dibawa ke pertemuan Departemen Teknik, supaya kami bisa menilai manfaatnya seperti apa,” ujar Indra dikutip dari ANTARA.

Ia mengakui bahwa model serupa telah diterapkan di beberapa negara, termasuk Arab Saudi. Namun, menurutnya, konteks Indonesia tidak bisa disamakan begitu saja, sehingga perlu penyesuaian dan pertimbangan matang.

“Aturan dari AFC tidak semuanya harus diikuti. Tapi kalau Liga mengikuti aturan itu, pasti ada plus minusnya. Itu yang harus dipelajari dulu dampaknya,” imbuhnya.

Terkait protes dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), yang menilai kebijakan ini dapat mematikan peluang pemain lokal, Indra menyarankan agar semua keberatan disampaikan melalui jalur resmi kepada PSSI.

“Kalau ada yang keberatan, sampaikan ke PSSI. Tidak perlu jadi polemik yang tidak perlu. Saya juga tidak akan merespons hal-hal yang saya belum pahami 100 persen,” tegas Indra.

Indra juga menanggapi kritik publik terkait minimnya kompetisi domestik. Ia justru membantah hal tersebut dan menyebut bahwa Indonesia kini telah memiliki struktur kompetisi yang lengkap mulai dari Liga 1 hingga Liga 4.

“Kita ada Liga 1, 2, 3, 4. Minimnya di mana? Bagi yang tidak bermain di Liga 1 kan bisa bermain di Liga 2, tidak bisa main di Liga karena kualitasnya tidak bisa menurut pelatih ya dia harus rela ke Liga 3 atau Liga 4. Kan sudah mulai ditata bagus seperti ini,” jelasnya.

Indra menegaskan bahwa penataan kompetisi kini terus dilakukan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), bahkan dengan melibatkan tenaga ahli dari luar negeri.

“Kualitas kan butuh proses. Proses itu yang dilakukan (PT) LIB dan PSSI. Bahkan sekarang LIB kedatangan orang yang ahli di kompetisi dari Jepang. Kan niat baik ini yang harus direspon baik,” tambahnya.

Selain itu, Indra juga menyuarakan dukungannya terhadap para pelatih asing yang baru direkrut PSSI, termasuk pelatih timnas U-20, Frank van Kempen.

“Jangan biasakan orang belum bekerja sudah dievaluasi. Saya dukung semua, dari Coach Patrick (Kluivert), Coach Gerald (Vanenburg), Coach Nova (Arianto), sampai Frank van Kempen,” ujarnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan