Ini Alasan Pemprov Jabar Akuisisi RSUD Pantura Sentot Patrol dari Pemkab Indramayu

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam waktu dekat akan mengakuisisi RSUD Pantura Sentot Patrol, dari Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Ini Alasan Pemprov Jabar Akuisisi RSUD Pantura Sentot Patrol dari Pemkab Indramayu

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam waktu dekat akan mengakuisisi Rsud pantura sentot patrol, dari Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar Vini Adiani Dewi mengatakan, akuisisi atau pengambilalihan kepemilikan Rsud pantura sentot patrol memang atas keinginan Gubernur Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi kata dia, ingin memenuhi kebutuhan masyarakat akan kesehatan secara merata. Melengkapi RSUD milik Pemprov jabar yang sudah ada, seperti RSUD Welas Asih Kabupaten Bandung untuk wilayah Bandung Raya, Priangan di RSUD Pamengpeuk Kabupaten Garut, RSUD Jampangkulon di Kabupaten Sukabumi.

"Bapak ingin daerah utara. Ternyata dalam analisa yang kami lakukan, ada nih Rumah Sakit Sentot yang dalam hal ini bisa berada di tengah-tengah, antara Subang, Majalengka, Indramayu. Jadi keberadaannya itu akan lebih manfaat lah gitu," ujar Vini dikutip Minggu 3 Agustus 2025.

Pemprov jabar lanjut dia, ingin memberikan layanan kesehatan yang tidak hanya bermutu tapi juga memiliki akses baik. Dengan akuisisi ini nantinya, akan memudahkan Pemprov dalam melakukan pemerataan bantuan kepada masyarakat kuranh mampu terhadap layanan kesehatan.

"Sekarang kan kesulitannya, ketika kita tidak bisa membantu orang yang tidak masuk ke dalam kriteria yang bisa kita bantu. Dengan adanya rumah sakit itu, nanti semua wilayah di Jawa Barat itu kan merata untuk diberikan bantuan," ucapnya.

Misalnya lanjut dia, bila ada masyarakat atau pasien yang tidak memiliki BPJS, bisa ditangani terlebih dulu di rumah sakit milik provinsi.

"Ketika nanti itu sudah tertangani, ya kami bantu (untuk) punya BPJS, PBI-nya. Misalnya ke Welas Asih, ternyata BPJS-nya nunggak, dia tidak punya uang. Itu kami masukkan, misalnya ke dalam PBI. Nah kan ada masa tunggu, tetap bisa dirawat," kata dia.

Maka dari itu, perlu dilakukan akuisisi Rsud pantura sentot patrol supaya masyarakat kawasan tersebut tidak perlu jauh lagi untuk berobat.

"Makanya kenapa kami perlu Patrol itu, supaya daerah sana nanti enggak usah ke Al Ihsan (Welas Asih), enggak usah ke Jampangkulon," ujarnya.

Lebih lanjut Vini menerangkan, akuisisi ini masih berproses dan ditargetkan sudah bisa beroperasi di bawah Pemprov jabar di 2026 mendatang.

Seiring dengan akuisisi ini, kelak total rumah sakit yang dimiliki Pemprov jabar sebanyak tujuh rumah sakit. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti