Ini Alasan Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Belum Bisa Dimintai Keterangan
Polda Metro Jaya mengungkapkan alasan terduga pelaku ledakan Sman 72 belum dimintai keterangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa anak berkonflik dengan hukum (ABH), yang diduga terlibat dalam insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, hingga kini belum dapat dimintai keterangan. Kondisi psikologis ABH dinilai belum stabil oleh tim dokter.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan tim medis menyatakan ABH masih menunjukkan tanda-tanda kebingungan dan belum pulih sepenuhnya.
“Dari dokter menyatakan itu belum layak. Dia masih bengong, bicara sebentar lalu seperti belum kembali penuh,” ujar Budi dalam keterangannya, Jumat.
Meskipun ABH belum dapat diperiksa, penyidik tetap melanjutkan proses pengumpulan keterangan dari saksi lain, keluarga, Puslabfor, hingga tim medis.
Begitu dokter menyatakan ABH cukup stabil, penyidik akan segera berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas), Dinas Sosial DKI, dan KPAI untuk proses pemeriksaan.
“Kalau dokter bilang sudah memungkinkan, penyidik pasti langsung koordinasi dengan Bapas, Dinsos, dan KPAI,” ujar Budi.
Hingga Kamis (20/11), Polda Metro melaporkan masih ada tiga korban ledakan SMAN 72 yang menjalani perawatan di RS Yarsi, RSCM, dan RS Polri.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses pemeriksaan terus berjalan, termasuk upaya meminta keterangan dari ABH setelah kondisinya memungkinkan.
“Masih dalam proses meminta keterangan saksi, keluarga ABH, puslabfor, dan dokter psikolog,” kata Budi.
Editor : Firda Rachmawati

