Ini Kata Bey Machmudin Soal Penambangan Emas Ilegal di Kutawaringin Kabupaten Bandung

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menjelaskan, sejak awal Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar telah mengirimkan surat teguran kepada oknum pelaku penambangan emas ilegal di Kutawaringin.

Ini Kata Bey Machmudin Soal Penambangan Emas Ilegal di Kutawaringin Kabupaten Bandung
Bey Machmudin mengatakan, akibat aktivitas penambangan emas ilegal di Kutawaringin yang sudah beroperasi selama 14 tahun itu merugikan negara hingga Rp1 triliun. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menjelaskan, sejak awal Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar telah mengirimkan surat teguran kepada oknum pelaku penambangan emas ilegal di Kutawaringin.

Termasuk, lanjut Bey Machmudin, aktivitas penambangan emas ilegal di Kutawaringin, Kabupaten Bandung yang dibongkar Polresta Bandung.

Dimana penambangan emas ilegal di Kutawaringin itu disebut-sebut sudah beroperasi selama 14 tahun dan merugikan negara hingga Rp1 triliun.

"Kami sebetulnya melalui Dinas ESDM telah bersurat untuk beberapa proyek tambang ilegal, untuk ditutup. Jadi ada beberapa, seperti kemarin Bu Kadis (ESDM Ai Saadiyah Dwidaningsih) melaporkan ada dua tambang yang tidak perpanjang izin. Itu harus kami awasi terus," ujar Bey Machmudin di ITB, Kota Bandung, Senin 20 Januari 2025.

Dia melanjutkan, Satpol PP Jabar bersinergi dengan aparat penegak hukum (APH), akan terus melakukan penertiban terhadap tambang-tambang yang diduga ilegal.

"Ini sudah komitmen kita bersama," ucapnya.

Selain mengenai penambangan emas ilegal di Kutawaringin Kabupaten Bandung, sebelumnya Gubernur Jabar Terpilih Dedi Mulyadi geram terhadap hadirnya tambang ilegal di Kabupaten Subang.

Saat itu melalui akun Tiktok-nya, Dedi Mulyadi meminta Satpol PP Jabar dan Dinas ESDM Jabar segera mengambil tindakan guna menertibkan aktivitas tambang ilegal.

"Saya berada di areal Kecamatan Kasomalang Kabupaten Subang areal penambangan ilegal seluas ini. Saya tadi datang seluruh mobilnya pada kabur. Seluas ini dan setiap hari truk-truk itu melewati jalan-jalan besar provinsi dan rusak parah sekarang," ujar Dedi belum lama ini.

Dedi pun mempertanyakan terkait pengawasan maupun penegakan terhadap kegiatan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

"Pertanyaannya adalah apakah Satpol-PP Dinas ESDM provinsi Jawa Barat, mohon jangan hanya ada di balik meja di balik kantor segera turun ke lapangan ya," kata dia.

"Saya belum dilantik jadi gubernur tapi saya kecewa terhadap kinerja anda semua. Saya belum dilantik jadi gubernur saya kecewa terhadap kinerja anda semua yang anda tidak punya kepekaan," imbuhnya.

Dia memastikan, ketika telah dilantik nanti, dirinya tidak mau hal itu terjadi lagi di Jawa Barat.

"Di bawah kepemimpinan saya nanti enggak boleh ini terjadi. Mohon Kepala Satpol-PP provinsi Jawa Barat dan ESDM saya akan posting sekarang dan malam hari ini anda harus turun telusuri siapa pemiliknya dan sudah berapa lama melakukan penambangan ilegal," tandasnya. 


Editor : Doni Ramdhani