Ini Kata Pakar Komunikasi Soal Ungkapan Menag Yaqut Cholil Qoumas Azan Disamakan Dengan Gonggongan Anjing
Pakar komunikasi Unpas menyebutkan perumpamaan suara azan dengan gonggongan anjing yang dikatakan Menteri Agama tidak patut
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerhati Komunikasi Publik Universitas Pasundan (Unpas) Deden Ramdan berkomentar terkait yang diucapkan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengumpamakan suara azan di toa masjid dengan gonggongan anjing.
Menurut dia, perumpamaan membandingkan azan dengan gonggongan anjing itu tidak tepat. Artinya, di tengah situasi negara ini sedang butuh kondusifitas, persatuan dan kesatuan, hal ini harus dijaga oleh semua pihak.
"Pak Menteri Agama ini tiba-tiba nyelonong dengan pernyataannya yang menimbulkan kontroversi, yakni mengumpamakan kekerasan suara toa di masjid dengan gonggongan anjing," ujar Deden Ramdan, 24 Februari 2022.
Baca Juga: Tuntut Jam Operasional Truk Tambang Ditegakkan, Massa FMB Geruduk Dishub Kabupaten Bogor
Menurut dia, bahwa hal ini bentuk komunikasi politik yang tidak bagus. Bahwa, umat Islam mengharamkan anjing, dari situ Menteri Agama tidak pas dengan pernyataan tersebut.
"Jadi misalnya dianalogikan pluit kereta api lah, atau apa gitu yang dicontohkannya, tapi ini malah mengumpakan suara anjing," pungkasnya.
Selain Pemerhati Komunikasi Publik, ada juga dari Netizen beramai-ramai kecam Menag Yaqut Cholil Qoumas terkait membandingkan azan dengan gonggongan anjing. Hal itu bisa dilihat dari akun twitter dengan hestag #TangkapYaqut.
Baca Juga: Rusia Vs Ukraina Memanas, Kemenlu Pastikan 138 WNI Aman
Berbagai reaksi pun bermunculun, seperti @Catatan_ali7, "Apa yang diucapkan YAQUT menganalogikan SUARA ADZAN Sama dengan SUARA ANJING itu sudah masuk unsur PENODAAN TERHADAP AGAMA ISLAM. Suara ADZAN itu panggilan Shalat Ada juga menyebut nama ALLAH SWT didalam nya. Disamakan dengan ANJING
#TangkapYaqut," tulis akun @Catatan_ali7.
Selain itu, ada juga dari akun twitter @Hurremhusna, dia menyebutkan "Betul. Dia Sudah kelewat batas. Menyamakan suara panggilan solat dengan suara anjing. Laknatullah si Yaqut. #tangkapyaqut #tangkapyaqut," tulis akun twitter @Hurremhusna.
Baca Juga: Muhasabah Diri Awali Bulan Ramadhan, Ustadz Evie Effendi: Kematian Sudah Dekat
@masanto72, dia mengatakan, "Menteri ini SALAH BANGET mengambil perumpamaan. Lepas dr judul berita, sy yg baca aj ada ketololan yg disengaja dan memicu gaduh. Aneh, dia sadar umat muslim banyak disini dan dr dulu umat non muslim jarang protes soal ini. Kok ini malah menteriny cari2 masalah?," tulis akun twitter @masanto72. *** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


