Ini Rencana Pemprov Jabar, Genjot Indikator Makro Pembangunan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memiliki rencana, dalam menggenjot indikator makro pembangunan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memiliki rencana, dalam menggenjot indikator Makro Pembangunan.
Salah satunya adalah menguatkan kolaborasi dan sinergitas antara Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota, untuk mendongkrak indikator Makro Pembangunan.
Antaranya kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, yang masuk dalam indikator Makro Pembangunan yakni tingkat pengangguran terbuka (TPT), kemiskinan ekstrem dan prevalensi stunting.
Maka dari itu lanjut Bey Machmudin, pihaknya akan menemui pejabat wilayah, mulai dari lurah atau kepala desa, camat, hingga bupati/walikota di 27 kabupaten/kota secara bergiliran, guna menyamakan persepsi dan semangat dalam menggenjot indikator Makro Pembangunan.
Dimana terkini, dilakukan di Aula Nonon S, Kantor Wali Kota Bekasi guna mewujudkan mimpi besar tersebut secara bersama-sama melalui kolaborasi dan sinergitas.
"Jadi tidak mungkin kami tidak bersinergi," ujar Bey Machmudin di Kota Bekasi, Senin 15 Juli 2024.
Targetnya, Jawa Barat mampu berkontribusi besar guna mewujudkan Indonesia Emas 2045. Memaksimalkan bonus demografi, yang mana harus disiapkan sejak saat ini.
Guna merealisasikannya, Pemprov Jabar kata dia telah menunjuk masing-masing kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan kepala badan, untuk menjadi person in charge (PIC) sebagai penghubung dan penanggungjawab, dari setiap progres mendongkrak indikator Makro Pembangunan, termasuk Kota Bekasi.
"Kami menetapkan satu orang semacam penghubung kepada kami, agar lebih bersinergi lagi antara Pemprov Jabar dan Pemerintah Kota Bekasi," ucapnya.
Selain itu, Bey Machmudin juga turut mengingatkan untuk mengatasi persoalan lain di daerah, supaya menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.
"Tadi saya ingatkan beberapa masalah seperti persampahan, perundungan dan netralitas ASN," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

