Ini Upaya Pemprov Jabar Kendalikan Inflasi Harga Kepokmas

Pemprov Jabar bersama 27 pemerintahan kabupaten/kota terus menjaga inflasi atau kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang liburan natal dan tahun baru (Nataru).

Ini Upaya Pemprov Jabar Kendalikan Inflasi Harga Kepokmas
"Tak hanya ketika liburan Nataru, setiap saat kami bersama Pemkab dan Pemkot seJawa Barat selalu mengendalikan inflasi, agar kepokmas tersedia stoknya, dan harganya juga terjangkau," kata Sekda Jabar Herman Suryatman kepada wartawan, Senin 1 Desember 2025. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Pemprov Jabar bersama 27 pemerintahan kabupaten/kota terus menjaga inflasi atau kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang liburan natal dan tahun baru (Nataru).

"Tak hanya ketika liburan Nataru, setiap saat kami bersama Pemkab dan Pemkot seJawa Barat selalu mengendalikan inflasi, agar kepokmas tersedia stoknya, dan harganya juga terjangkau," kata Sekda Jabar Herman Suryatman kepada wartawan, Senin 1 Desember 2025.

Walaupun harga kepokmas masih terkendali, Pemprov Jabar diakui Herman tetap mengkhawatirkan jika menjelang liburan Nataru, tiba-tiba harga kepokmas melonjak.

"Harga kepokmas relatif stabil, tetapi kita khawatir harga telur dan daging ayam melonjak karena ada kebutuhan dari operator program MBG (makan bergizi gratis)," sambungnya.

Herman menuturkan, berbagai upaya lain juga dilakukan jajarannya agar harga kepokmas tidak melonjak.

"Kami juga memonitor keberlangsungan operasional transportasi harga bahan pokok penting, jangai sampai pasokannya memadai, tetapi kendalanya tidak ada kendaraan atau transportasi yang mengangkutnya," tuturnya.

Selanjutnya, jajarannya juga terus berkomunikasi dengan pelaku usaha atau pengusaha. Sebab, tidak semua bahan kepokmas dihasilkan dari petani atau peternak dari Provinsi Jawa Barat, hingga harus didatangkan dari provinsi lain.

"Komunikasi juga kami lakukan dengan dunia usaha, mereka juga turut menjaga inflasi harga bahan pokok penting," lanjutnya.

Terpisah, Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Bogor Sintha Dec Checawaty menambahkan bersama Tim Pengendali inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bogor, terus menjaga agar harga bahan kepokmas tidak melonjak naik.

"Alhamdulillah, selama ini kami sebagai mitra strategis Pemkab Bogor turut berhasil menjaga inflasi harga kepokmas , bahkan di beberapa bahan pokok penting terjadi deflasi atau penurunan harga bahan pokok penting. Caranya, dengan menambah stok di pasaran hingga tidak terjadi kelangkaan dan juga menghimbau masyarakat agar tidak panik dalam pembelian atau belanja," tambah Sintha Dec Checawaty.


Editor : Doni Ramdhani