Insiden Pengeroyokan Viral, OSIS SMKN 3 Tanjab Timur Minta Maaf dan Ingin Oknum Guru Dipindahkan
Ketua Osis SMKN 3 Tanjab Timur minta maaf secara terbuka atas insiden pengeroyokan yang melibatkan sejumlah siswa dan seorang guru di lingkungan sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ketua OSIS SMKN 3 Tanjab Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas insiden pengeroyokan yang melibatkan sejumlah siswa dan seorang guru di lingkungan sekolah.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang beredar di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Dalam keterangannya, Ketua OSIS menyampaikan penyesalan atas kejadian yang telah mencoreng nama baik sekolah serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Saya meminta maaf karena hal tersebut terjadi lantaran oknum tersebut sering menindas kami," ujarnya.
Selain menyampaikan permintaan maaf, Ketua OSIS juga menyuarakan aspirasi para siswa terkait situasi pasca-kejadian. Ia menyebut adanya harapan agar guru yang terlibat dalam insiden tersebut dapat dipindahkan, demi menjaga kondusivitas serta kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah.
"Kami hanya ingin beliau dipindahkan ke tempat lain karena merasa tidak nyaman jika beliau masih berada di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur ini," ungkapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral perwakilan siswa sekaligus upaya meredam ketegangan yang muncul setelah peristiwa pengeroyokan tersebut viral di media sosial.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan kericuhan antara guru dan siswa di SMKN 3 Berbak. Peristiwa tersebut kini telah ditangani oleh pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan, kepolisian, serta unsur pemerintah kecamatan, melalui proses pendalaman dan mediasi.
Editor : Firda Rachmawati

