Iran Kecam Intervensi AS di Tengah Gelombang Protes
Kementerian Luar Negeri Iran menilai AS menunjukkan perilaku menipu dan kebijakan bermusuhan terhadap Teheran, Ibu Kota Iran, serta menolak pernyataan Washington terkait situasi domestik negara itu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Kementerian Luar Negeri Iran menilai AS menunjukkan perilaku menipu dan kebijakan bermusuhan terhadap Teheran, Ibu Kota Iran, serta menolak pernyataan Washington terkait situasi domestik negara itu.
Pernyataan tersebut dikeluarkan menyusul komentar Presiden AS Donald Trump pada Jumat yang mengatakan Washington akan “datang menyelamatkan” demonstran jika Teheran menggunakan kekuatan mematikan, komentar yang memicu kemarahan pejabat tinggi Iran.
Mengacu pada konstitusi Iran, kementerian menyatakan aksi protes damai diakui secara resmi dan pemerintah berupaya menanggapi tuntutan sah masyarakat melalui kerangka hukum yang berlaku.
Iran menyebut sebagian besar persoalan ekonomi negara itu bersumber dari sanksi AS, yang dinilai telah menekan perdagangan, keuangan, dan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan itu juga menuduh AS berupaya menghasut kekerasan dan terorisme melalui penyebaran informasi keliru, dengan memanfaatkan apa yang disebutnya perang ekonomi dan psikologis.
Iran diguncang protes luas dalam beberapa pekan terakhir seiring memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial, yang telah melampaui 1.350.000 per dolar AS.
Sejumlah insiden kekerasan juga dilaporkan terjadi antara demonstran dan aparat keamanan, meski otoritas menegaskan langkah pengamanan dilakukan sesuai hukum yang berlaku.***
Editor : JakaPermana

