Serangan AS di Acara Pernikahan Iran, 68 Orang Luka dan 4 Tewas

Serangan Amerika Serikat terhadap acara pernikahan di Kuhestak, Iran, menewaskan empat orang dan melukai 68 orang. Iran mengancam membalas.

Serangan AS di Acara Pernikahan Iran, 68 Orang Luka dan 4 Tewas
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Korban luka akibat serangan Amerika Serikat terhadap warga Iran yang sedang merayakan acara pernikahan di Kuhestak, Sirik, Provinsi Hormozgan, bertambah menjadi 68 orang.

Wakil Gubernur Hormozgan Ahmad Nafisi mengatakan, puluhan warga mengalami luka-luka dalam serangan militer AS yang menyasar sebuah acara pernikahan tersebut.

"Jumlah korban luka dalam serangan militer AS terhadap sebuah acara pernikahan di Kuhestak, Sirik, meningkat jadi 68," kata Nafisi dikutip kantor berita pemerintah, Selasa.

Sebelumnya, Nafisi menyebut jumlah korban tewas dalam serangan di Kuhestak mencapai empat orang.

Serangan tersebut menimbulkan kecaman dari pejabat Iran karena lokasi yang menjadi sasaran merupakan acara yang dihadiri masyarakat sipil.

Iran Ancam Balas Serangan AS

Kepala Komisi Keamanan Nasional di Parlemen Iran Ebrahim Azizi menegaskan bahwa Iran akan membalas Amerika Serikat atas serangan terhadap acara pernikahan di Provinsi Hormozgan.

Azizi menyebut serangan terhadap acara pernikahan dan warga sipil di Kuhestak sebagai bukti tindakan yang menurutnya menunjukkan keputusasaan pihak yang selama ini mengklaim membela hak asasi manusia.

"Serangan terhadap acara pernikahan dan pembunuhan terhadap masyarakat sipil di Kuhestak, Iran, adalah bukti yang paling nyata akan keputusasaan pembela HAM palsu serta pengulangan atas kejahatan mereka di Minab dan Lamerd," kata Azizi melalui media sosial X.

Ia memperingatkan bahwa serangan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.

"Jangan salah, kejahatan ini tidak akan dibiarkan begitu saja. Tidak ada yang akan melindungi mereka dari tekad baja Angkatan Bersenjata Iran," tambahnya.

Korban Sipil Jadi Sorotan

Pernyataan pejabat Iran tersebut menunjukkan meningkatnya kecaman terhadap serangan yang disebut menargetkan acara pernikahan di Kuhestak.

Dengan jumlah korban luka mencapai 68 orang dan empat orang dilaporkan tewas, insiden tersebut menjadi perhatian pemerintah dan parlemen Iran.

Pemerintah Provinsi Hormozgan masih melaporkan perkembangan jumlah korban, sementara pihak Iran menegaskan akan mengambil langkah sebagai respons atas serangan tersebut.

Ancaman pembalasan dari Iran berpotensi meningkatkan ketegangan antara Teheran dan Washington, terutama di tengah situasi keamanan regional yang masih sensitif.***


Editor : JakaPermana