Isu BBM Subsidi Naik Jadi Perbincangan, Bahlil: Tunggu Tanggal Mainnya
Bahlil memberikan pernyataan soal isu BBM subsidi naik yang kini jadi perbincangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM), khususnya subsidi, mulai ramai diperbincangkan publik. Menanggapi hal tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat untuk menunggu keputusan resmi pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan Bahlil usai menghadiri Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final terkait perubahan harga BBM subsidi.
“Terkait subsidi, tunggu tanggal mainnya,” ujar Bahlil.
Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Pasar Global
Bahlil menjelaskan, mekanisme penentuan harga BBM nonsubsidi sebenarnya sudah diatur dalam regulasi pemerintah. Harga jenis BBM ini mengikuti dinamika pasar energi global dan tidak bergantung pada subsidi negara.
Dalam aturan Kementerian ESDM tahun 2022, terdapat dua skema harga BBM, yakni untuk sektor industri dan nonindustri. Untuk sektor industri, penyesuaian harga berlangsung otomatis mengikuti harga pasar tanpa perlu pengumuman khusus.
BBM dengan angka oktan tinggi seperti RON 95 dan RON 98 umumnya digunakan oleh kalangan mampu maupun sektor usaha. Karena tidak disubsidi, perubahan harga pada jenis ini tidak membebani anggaran negara.
Meski isu kenaikan BBM mencuat, pemerintah menegaskan bahwa perlindungan masyarakat tetap menjadi fokus utama kebijakan energi nasional.
Bahlil memastikan bahwa keputusan terkait BBM subsidi berada langsung di tangan Prabowo Subianto. Menurutnya, setiap kebijakan akan mempertimbangkan kondisi sosial serta daya beli masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan, terutama yang berdampak langsung pada masyarakat luas.
Dengan berbagai spekulasi yang beredar, masyarakat diminta tidak terburu-buru menyimpulkan adanya kenaikan BBM subsidi dalam waktu dekat.
Editor : Firda Rachmawati

