Purbaya Yakin Harga Pertamax akan Turun: Harusnya Membaik ke Depan
Menkeu Purbaya meyakini harga Pertamax ke depannya akan ikut turun karena konflik AS dan Iran akan segera berakhir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini harga Pertamax yang naik awal bulan Juni ini telah berhasil membuat banyak masyarakat resah karena banyak barang ikut naik juga.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berpendapat harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax berpotensi turun seiring dengan pergerakan harga minyak dunia.
“Saya yakin dengan potensi menurunnya harga minyak dunia, harga Pertamax dan lain-lain pun akan turun, sehingga fondasi pertumbuhan ekonomi kita akan makin kuat,” tutur Purbaya.
Purbaya menjelaskan perekonomian global mendapat harapan dari terbukanya peluang perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Menkeu menyebutkan bila perdamaian itu terwujud, stabilitas nilai tukar rupiah diharapkan dapat membaik, biaya dana atau cost of fund makin kompetitif, dan investasi terus menguat.
“Artinya momentum pertumbuhan harusnya membaik ke depan. Karena kita tahu, salah satu tekanan yang kita alami adalah ketika harga minyak dunia naik, kita terpaksa menaikkan sebagian harga BBM yang tidak bersubsidi, walaupun yang bersubsidi kita pertahankan,” jelas Purbaya.
“Kalau dari data yang kita lihat sekarang, sepertinya kita sudah melewati masa ujian itu. Ke depan, tinggal memperbaiki fondasi yang sudah ada. Supaya dengan perbaikan yang ada, kita bisa tumbuh lebih optimal,” lanjutnya.***
Editor : Irma Nurfajri

