Tak Dapat Subsidi, Harga Minyak Mentah Dunia Naik jadi Alasan Pertamax Ikut Naik
Harga BBM Pertamax kini naik dikarenakan harga minyak mentah dunia saat ini tengah naik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini harga per liter Bahan Bakar minyak (BBM) jenis Pertamax naik jadi Rp16.250 dan berhasil membuat banyak masyarakat resah.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyampaikan kenaikan harga BBM jenis Pertamax dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah dunia.
“Berhubung jenis BBM Pertamax bukan merupakan bagian dari JBT (Jenis BBM Tertentu) atau JBKP (Jenis BBM Khusus Penugasan), tentunya tidak mendapatkan subsidi pemerintah, sehingga harganya akan naik-turun sesuai harga minyak mentah dunia,” jelas Eddy.
Edy menuturkan kenaikan harga BBM nonsubsidi saat ini merupakan bentuk penyesuaian atas harga minyak mentah yang selama beberapa bulan terakhir bertahan di kisaran 80–100 dolar AS per barel.
harga tersebut bisa lebih tinggi karena adanya ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan.
Kondisi tersebut bahkan diproyeksikan akan bergerak naik lagi, apalagi Iran resmi menutup total Selat Hormuz untuk semua aktivitas pelayaran.
“Harapan dunia usaha agar pemerintah dapat memberikan dukungan atau insentif di bidang lainnya, baik insentif fiskal maupun nonfiskal, dengan tujuan agar operasional dan kinerja dunia usaha tetap terjaga,” terang Edy
Dia memahami bahwa kenaikan harga Pertamax akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan beban operasional pelaku usaha.
Dampak tersebut sudah lebih dulu dirasakan masyarakat dan pelaku usaha ketika BBM nonsubsidi lainnya lebih dahulu mengalami kenaikan harga, seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.***
Editor : Irma Nurfajri


