Isu Miliki Dapur MBG, Dudung Abdurachman Siapkan Hadiah Pembuktian

Kepala KSP Dudung Abdurachman membantah rumor kepemilikan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tantang publik buktikan isu tersebut.

Isu Miliki Dapur MBG, Dudung Abdurachman Siapkan Hadiah Pembuktian
Isu Miliki Dapur MBG, Dudung Abdurachman Siapkan Hadiah Pembuktian

INILAHKORAN.ID - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, angkat bicara dan membantah keras rumor yang menyebut dirinya menguasai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Mantan Kasad ini bahkan menantang pihak-pihak yang menyebarkan isu tersebut untuk memberikan bukti konkret. 

Tak main-main, Dudung menjanjikan imbalan bagi siapa saja yang bisa membuktikan klaim negatif tersebut.

​"Saya informasikan dan tegaskan, tidak ada sama sekali saya memiliki dapur program tersebut. Kalau memang ada yang mendapati Pak Dudung punya dapur, silakan cek langsung, saya kasih hadiah nanti," ujar Dudung dalam konferensi pers di Kantor KSP, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

​Kronologi Munculnya Rumor Dapur MBG

​Dudung membeberkan asal-usul mengapa namanya bisa terseret dalam isu miring ini. Ia menjelaskan bahwa sekitar 6 hingga 7 bulan lalu, dirinya sempat menerima aspirasi dari tokoh pesantren, yakni Abah Junaidi dan Ustaz Iskandar.

​Para pengasuh tersebut berharap agar para santri mereka bisa ikut merasakan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis. 

Mengingat jumlah santri di sana cukup besar, berkisar antara 4.000 hingga 5.000 orang, pihak pesantren menilai lingkungan mereka sangat layak untuk dibangun fasilitas dapur MBG.

​Merespons aspirasi tersebut, Dudung kemudian memfasilitasi pertemuan antara pengurus pesantren dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) saat itu, Dadan Hindayana.

​"Cuma karena saya yang meminta tolong kepada Pak Dadan untuk memfasilitasi pesantren itulah akhirnya muncul isu seakan-akan Pak Dudung yang punya dapur," jelasnya.

​Tegaskan Proyek Fisik Belum Berjalan

​Dudung memastikan bahwa setelah menghubungkan pihak pesantren dengan BGN, dirinya sama sekali tidak ikut campur dalam proses birokrasi maupun teknis selanjutnya.

​Bahkan, ketika ia mencoba menanyakan progresnya kepada Dadan beberapa pekan lalu, proses administrasi proyek tersebut dilaporkan belum rampung.

​"Sekali lagi, saya tegaskan, secara riil dapurnya pun belum terbangun, dan saya sama sekali tidak terlibat di dalamnya," tambah Kepala KSP tersebut.

​Isu yang menyeret Kepala KSP ini mencuat di tengah badai restrukturisasi besar-besaran di tubuh Badan Gizi Nasional. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan program MBG.


Editor : Firda Rachmawati