IU dan Jennie BLACKPINK Dituduh Lakukan Prostitusi, Influencer Ini Perlu Ditindak Hukum?

Seorang influencer dinilai Penggemar K-Pop harus ditindak hukum tegas setelah menuduh IU dan Jennie BLACKPINK lakukan prostitusi.

IU dan Jennie BLACKPINK Dituduh Lakukan Prostitusi, Influencer Ini Perlu Ditindak Hukum?
IU dan Jennie BLACKPINK dituduh lakukan prostitusi.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini penggenar K-Pop suarakan kemarahan mereka dan meminta tindakan Hukum tegas setelah IU dan Jennie BLACKPINK dituduh lakukan Prostitusi.

Dalam episode terbaru podcast Above The Influence yang sekarang videonya telah dihapus, Influencer Kira yang mengaku pernah berpacaran dengan mantan member BIGBANG TOP, mengungkap tuduhan mengejutkan tentang industri K-Pop.

Kira menegaskan bahwa banyak idola, aktris, dan selebritas wanita K-Pop diduga terlibat dalam Prostitusi kelas atas.

“Tampaknya, setiap idola K-Pop, selebritas Korea, atau aktris, memiliki harga yang mahal,” ungkap Kira

“Jika Anda cukup kaya misalnya, seorang pengusaha Tiongkok, Anda dapat pergi ke perusahaan hiburan ini dan meminta untuk menginap, bahkan dengan bintang K-Pop papan atas,” tutur Kira.

Kira kemudian secara khusus menyebutkan IU, dengan menyatakan bahwa "harga" yang dituduhkan kepadanya adalah Rp8 miliar per malam.

Meskipun tidak ada bukti yang diajukan dan tuduhan tersebut masih belum diverifikasi, pernyataan tersebut telah menjadi viral, dengan penggemar dan pengamat industri mengungkapkan keterkejutan dan kemarahan atas beratnya tuduhan tersebut.

Yang menambah kontroversi, Influencer lain bernama Wootak muncul di podcast yang sama, membagikan cerita yang mengganggu:

“Saya pernah menghadiri perkemahan musim panas dengan seorang teman yang merupakan putra pewaris BMW. Dia mengaku telah tidur dengan Jennie BLACKPINK setelah membayarnya. Dia bahkan menunjukkan sebuah video kepada saya, jadi saya tahu itu nyata,” kata Wootak.

Tuduhan tersebut, yang tidak memiliki dasar yang pasti, dengan cepat menyebar di dunia maya, ditonton lebih dari 2,3 juta kali di X (sebelumnya Twitter).

Penggemar K-Pop sejak saat itu membanjiri akun media sosial pembawa acara podcast tersebut, menuntut pertanggungjawaban dan mengutuk pernyataan tersebut sebagai fitnah dan berbahaya.

Saat reaksi keras meningkat, Influencer lain yang tidak disebutkan namanya dari podcast tersebut semakin memanaskan situasi dengan mengunggah cerita Instagram yang berbunyi, “Saya tidak peduli dengan penggemar K-Pop yang gila.” 

Dalam upaya untuk mengklarifikasi, Wootak menyatakan, “Saya tidak membenci atau menyerang Jennie. Saya hanya membagikan cerita yang saya DENGAR."

"Saya hanya mengulanginya dalam konteks diskusi tentang sisi gelap industri K-Pop, mengapa tingkat bunuh diri para idola tinggi, dan bagaimana kontrak seperti perbudakan bisa jadi gila,” jelas Wootak.

Namun, penjelasan itu tidak banyak membantu meredakan kemarahan publik.

Penggemar IU dan Jennie BLACKPINK kini meminta agensi masing-masing untuk segera mengambil tindakan Hukum terhadap peserta podcast tersebut atas tuduhan pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, dan penyebaran informasi palsu.***


Editor : Irma Nurfajri