Dadang Kurniawan Dukung Percepatan Pengembangan Rebana dan Jabar Selatan

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Dadang Kurniawan mendukung penuh percepatan pengembangan kawasan Rebana dan Jabar Selatan

Dadang Kurniawan Dukung Percepatan Pengembangan Rebana dan Jabar Selatan
Anggota Komisi II DPRD Jabar Dadang Kurniawan

INILAHKORAN, Bandung,- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Dadang Kurniawan mendukung penuh upaya percepatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov), dalam pembangunan Kawasan Rebana dan Jabar bagian Selatan guna mendongkrak sektor perdagangan, industri, pariwisata dan pertanian.

Terlebih dengan hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2021, diharapkan kian mempermudah pembangunan yang meliputi kawasan Kabupaten Subang, Majalengka, Sumedang, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Sukabumi, Cianjur, Garut, Ciamis, Tasikmalaya dan Pangandaran, khususnya dalam pendanaan. Baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maupun sumber pendanaan lain.

Apalagi Gubernur Ridwan Kamil menyampaikan, dari komitmen lewat Perpres tersebut akan menyerap investasi dana hampir sekitar Rp400 triliun hingga 2024, untuk menyukseskan pembangunan dua kawasan tersebut.

Baca Juga: Dorong Generasi Milenial KBB Ciptakan Lapangan Kerja, Hengky Sebut KBB Punya Modal Ini

Ditambah lagi dengan ditopangnya akses transportasi yang memadai seperti Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati, Tol Cipali dan kereta api, diyakini Dadang akan menghidupkan Rebana dan Jabar Selatan.

“Kami mendukung penuh dan berharap besar, terhadap percepatan pembangunan Kawasan Rebana dan Jabar bagian Selatan, dalam rangka menggenjot sektor perdagangan, industri, pariwisata dan pertanian di Jawa Barat. Kita harap, dengan adanya dua kawasan tersebut. Sehingga memberi manfaat kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah tersebut. Mega proyek ini harus berhasil, apalagi sudah mendapatkan dukungan penuh. Baik dari pemerintah pusat, melalui anggaran dan juga akses transportasi yang sudah memadai dalam ekspor dan impor,” ujar Dadang kepada INILAH, Selasa, 26 Oktober 2021

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta RCTI, Hari Ini 26 Oktober 2021: Andin dan Aldebaran Beradegan Romantis, Bikin Senyum Send

Dia bersyukur, pelaksanaan pembangunan dengan 162 unit program yang terbagi untuk Kawasan Rebana dan Jabar bagian Selatan, menunjukan keseriusan dan harapan dalam pengembangan daerah yang lebih baik di masa mendatang. Khususnya Kawasan Rebana, diakuinya berpotensi menjadi pusat industri skala nasional jika menilik dari 81 unit program pengembangan yang direncanakan. Meliputi 24 program pembangunan infastruktur jalan, enam program infrastruktur perhubungan, 13 program infrastruktur dasar, 14 program infrastruktur sumber daya air dan 24 unit program pembangunan infrastruktur lainnya.

Ditambah dengan keyakinan Gubernur Ridwan Kamil, dalam The 3rd West Java Investment Summit, Kamis lalu. Dimana pengembangan Kawasan Rebana yang memakan luas sekitar 43 ribu hektar ini, bakal membuka sekitar lima juta lapangan pekerjaan baru pada 2030 mendatang. Serta memberikan kontribusi ekonomi nasional berkisar 1-2 persen, bila semua visi tercapai.

Baca Juga: Enggan Gelombang Ketiga Kejadian, Ade Yasin Bakal Ketatkan Aturan PPKM pada Liburan Nataru Nanti

“Dari perencanaan, sejumlah unit program pengembangan yang dilakukan. Menunjukan kematangan dan keseriusan, ini wajib kita apresiasi. Mudah-mudahan Kawasan Rebana ini dapat menjadi sentral perindustrian dan perdagangan di Indonesia. Tentu saja kita harapkan juga, dapat membuka keran lapangan kerja bagi masyarakat,” ucapnya.

Demikian dengan pengembangan Jabar bagian Selatan dengan fokus pada sektor pariwisata, kemaritiman dan pertanian. Dadang berharap, 81 unit program yang terbagi dalam empat rencana induk pengembangan yakni pengembangan infrastruktur, pengembangan sektor kelautan, sektor agribisnis dan pariwisata dengan nilai investasi sebesar Rp157,7 triliun dapat menyokong percepatan pemerataan pembangunan daerah. Mengingat sejauh ini, diakuinya pembangunan di kawasan Jabar bagian Selatan terbilang lamban, lantaran akses transportasi yang kurang mendukung.

Baca Juga: Sebentar Lagi, PSIS vs Persib Kick Off Pukul 18.15 WIB, Cek Live Streaming-nya di Sini!

“Dengan adanya Kawasan Rebana yang berfokus pada industri dan perdagangan, kemudian pengembangan Jabar bagian Selatan pada sektor pariwisata, pertanian dan kelautan, kita harapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah tersebut. Apalagi dengan program yang sudah direncanakan, mudah-mudahan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di derah sana. Terus terang, kita harus akui selama ini di daerah Jabar Selatan ini kurang terperhatikan dengan baik khususnya mengenai infrastruktur jalan. Sehingga perkembangan pembangunannya sedikit terhambat, padahal ada potensi besar disana,” jelasnya.

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra Persatuan daerah pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Bandung ini berharap, dua kawasan tersebut dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat. Guna memberikan secercah harapan kepada masyarakat Jabar, dalam rangka bersama-sama memulihkan perekonomian yang masih guncang akibat dampak dari pandemi Covid 19 selama hampir dua tahun ini.

Baca Juga: Sebelum PTM Terbatas, Siswa-siswi dan Guru SD Terpadu Krida Nusantara Bandung Wajib Tes Swab

“Kami harap, proyek ini dapat segera terealisasi dan berjalan. Sembari membuka peluang dan harapan masyarakat kita, untuk kembali pulih perekonomiannya yang terdampak Covid-19. Saya meyakini, baik dalam prosesnya hingga jadinya nanti. Akan membuka kesempatan bagi masyarakat, terutama di kedua wilayah tersebut untuk memperbaiki kesejahteraannya, dengan memanfaatkan situasi yang ada. Asal diberi peluang dalam keterlibatannya dalam pembangunan pengembangan Kawasan Rebana dan Jabar bagian Selatan ini,” kata Dadang.***


Editor : inilahkoran