Ini Optimisme Ridwan Kamil Indonesia Bisa Jadi Eksportir Energi Terbarukan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimis Indonesia bisa menjadi negara ekportir energi terbarukan ke seluruh dunia pada 2050 nanti
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimis Indonesia bisa menjadi negara ekportir energi terbarukan ke seluruh dunia pada 2050 nanti.
Ridwan Kamil mengatakan, berdasarkan study dari Standford University California, menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara penghasil energi terbarukan yang paling sempurna pada 2050.
"Ke depan kami ini eksportir energi terbarukan yang luar biasa," kata Ridwan Kamil saat menjadi Narasumber Acara Bincang Urban 20 dengan isu Perkotaan Pada Presidensi G20 Indonesia di Jakarta Internasional Stadium, Rabu 15 Februari 2022.
Baca Juga: Tahun Ini, Dinas Perkebunan Jabar Menargetkan Cetak 111 Petani Milenial
Menurut Ridwan Kamil, studi dari Stanford University tersebut mengacu kepada potensi kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia. Di mana banyak kondisi alam tersebut sangat mendukung menjadikan Indonesia sebagai pemasok energi terbarukan ke seluruh Dunia yang membutuhkan.
"Tuhan memberikan takdir dari matahari, gas, panas bumi dan lain-lain bisa mengasilkan 450 ribu mega watt kalau ditraformasikan jadi energi," katanya.
Ridwan Kamil menilai, jika dikalkulasi dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 350 juta jiwa maka paling boros hanya membutuhkan energi 200 ribu watt saja.
Baca Juga: Sunnah Rasulullah SAW Hadapi Kecemburuan Istri, Buya Yahya: Jangan Dimarahi!
"Berarti sisanya bisa dijual ke negara negara yang memerlukan energi terbarukan," ucapnya.
Karena itu, dia menilai dengan adanya momentum G20 maka jika mengangkat isu energi terbarukan dinilai sangat relevan. Namun yang menjadi pertanyaan, yaitu adanya political will mengenai energi terbarukan ini..
"Political will-nya mau enggak? Dalam undang-undang energi terbarukan kita hanya menargetkan 30 persen di tahun sekian, jadinnya sebenarnya bukan tida ada resource-nya tapi kemauannya," katanya.
Baca Juga: TNI AU Siapkan 2.500 Personel Komcad Tahun Ini Untuk Memperkuat Komponen Utama
"Makanya kenapa energi fule industrinya kan masih mendominasi pada percakapan-percakapan bisnis yang sifanya energi terbarukan," katanya. (riantonurdiansyah)
Editor : inilahkoran


