Jalan Padalarang-Cisarua Arah Pemda KBB Terancam Ambrol Lantaran Tergerus Longsor

Jalan Padalarang-Cisarua KBB terancam ambrol. Hal itu lantaran bagian bawah badan jalan tergerus longsor.

Jalan Padalarang-Cisarua Arah Pemda KBB Terancam Ambrol Lantaran Tergerus Longsor
Lokasi Jalan Padalarang-Cisarua yang terancam ambrol itu akses menuju perkantoran Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB). Tepatnya, berada di Kampung Pameungpeuk RT 03/RW 10, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, KBB. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Jalan Padalarang-Cisarua KBB terancam ambrol. Hal itu lantaran bagian bawah badan jalan tergerus longsor.

Lokasi Jalan Padalarang-Cisarua yang terancam ambrol itu akses menuju perkantoran Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB). Tepatnya, berada di Kampung Pameungpeuk RT 03/RW 10, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, KBB

Salah seorang warga, Undi Koswara (38) mengatakan, longsor di bagian bawah Jalan Padalarang-Cisarua itu terjadi pada Kamis 13 Oktober 2022 sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, jalan terancam ambrol bersamaan dengan turun hujan deras di KBB.

"Siang sampai sorenya, daerah tersebut sempat diguyur hujan deras," katanya di lokasi kejadian, Selasa 18 Oktober 2022.

Ia mengaku, saat kejadian dirinya tengah menunggu warung yang yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

"Awalnya ada suara gemuruh kemudian terdengar bunyi seperti bangunan runtuh. Saya kaget kemudian mendekati asal suara tersebut. Setelah dilihat, kirmir jalan setinggi sekitar 10 meter ambruk," ujarnya.

Tak hanya menggerus bagian bawah badan jalan, sebut dia, longsor tersebut juga menimbulkan kerusakan pada saluran air yang berada tepat di bawah badan jalan tersebut. 

"Karena tergerus oleh air, lama-lama lapisan tanah di bagian bawah jalan terkikis," sebutnya.

"Badan jalan terlihat menggelantung. Sangat berbahaya jika dilintasi kendaraan bisa ambruk," sambungnya.

Mencegah kejadian yang tak diinginkan, tambah dia, pihaknya memasang pembatas jalan dengan menggunakan kerucut. 

"Lalu lintas juga sejak kejadian sampai sekarang dibuat satu arah," ujarnya.

Ia berharap pemerintah dapat segera melakukan perbaikan. Khawatir terjadi longsor susulan yang berdampak pada tiga rumah.

"Termasuk rumah saya yang berada tepat di bawah jalan yang longsor tersebut. Apalagi sekarang hujan deras hampir tiap hari turun dan debit air dari saluran tersebut sangat besar," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Pasirhalang Ade Sudiana mengatakan, kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Pemprov Jabar agar cepat ditangani.

"Jalan ini, statusnya jalan provinsi. Kami sudah laporkan supaya segera diperbaiki jangan sampai kondisinya bertambah parah. Sekarang badan jalan yang bawahnya longsor sudah retak-retak," ujar mantan Kepala Dinas UMKM dan Koperasi KBB ini.

Guna mencegah kejadian yang tak diinginkan, sebut dia, pemuda di Pameungpeuk berinisial mengatur lalu lintas. Untuk sementara kendaraan yang melintas dibuat satu persatu 

"Untung pemuda di sini secara sukarela mengatur lalu lintas. Mereka berjaga selama 24 jam, sebab kendaraan yang melintas di titik longsor lewatnya harus satu persatu," katanya.

Menurutnya, Jalan Padalarang-Cisarua merupakan jalur hidup. Banyak dilintasi truk pengangkut sayuran dan susu. 

Pasalnya, truk mengangkut sayuran dan susu dari daerah Lembang, Parongpong dan Cisarua memilih jalur ini. 

"Selain bebas hambatan juga langsung ke gerbang Tol Padalarang," tuturnya.

Ia menambahkan, bagian bawah badan jalan yang membentuk lubang cukup besar perlu dilakukan pengecoran supaya lebih kuat serta dibuat kirmir baru.

"Jalan ini kan cukup ramai dilalui kendaraan. Bahkan truk pengangkut hasil bumi juga banyak yang melintas sehingga badan jalannya harus lebih kuat," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani