Jalan Puncak 2 Akan Dibahas Bersama Kemenhub, Bappenas, dan KemenPU-PR

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendapat buku kajian pentingnya dibangunnya Jalan Poros Tengah Timur atau Puncak 2. Selain itu, Bupati Bogor Ade Yasin pun menyerahkan buku kesimpulan pertemuan 11 kepala daerah pada forum Borderline Economy Summit (BES).

Jalan Puncak 2 Akan Dibahas Bersama Kemenhub, Bappenas, dan KemenPU-PR
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Ciawi - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendapat buku kajian pentingnya dibangunnya Jalan Poros Tengah Timur atau Puncak 2. Selain itu, Bupati Bogor Ade Yasin pun menyerahkan buku kesimpulan pertemuan 11 kepala daerah pada forum Borderline Economy Summit (BES).

Budi Karya mengatakan, rencana pembangunan Jalan Poros Tengah Timur atau Puncak 2 akan dibahas lebih detail dengan Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPu-PR).

"Buku kajian ini akan menjadi pembahasan kami bersama Bappenas dan KemenPU-PR, buku ini pentung agar pembahasannya bisa lebih mendetail," kata Budi kepada wartawan di Pos Pelayanan Gadog, Ciawi, Senin (30/12/2019).

Dia menyebutkan, kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak ini harus dicarikan solusinya secara intergrasi karena Kawasan Puncak atau Kabupaten Bogor adalah daerah resapan air untuk daerah DKI Jakarta dan kota atau kabupaten lainnya.

"Kami akan membahas bagaimana pemerintah bisa mengurai kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak tetapi disisi lain tidak mengurangi atau mempengaruhi daerah resapan air," tambahnya. (Reza Zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani