Janji Dedi Mulyadi: 40 Beasiswa S-1 Penuh untuk Mahasiswa UMB 2026
Gubernur Dedi Mulyadi umumkan 40 beasiswa penuh S-1 bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) di Milad Muhammadiyah ke-113. Bentuk penghargaan Pemprov Jabar dukung pendidikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjanjikan 40 beasiswa penuh jenjang S-1 kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) pada tahun 2026.
Janji tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam sambutannya pada peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Kampus Universitas Muhammadiyah Bandung, Selasa, 18 November 2025.
Dedi menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terhadap peran besar Muhammadiyah dalam pembangunan pendidikan di Jawa Barat.
"Pada 2026 nanti, saya akan berikan 40 beasiswa S-1 gratis bagi keluarga besar Muhammadiyah. Dan nilainya ditanggung oleh Gubernur Jawa Barat," ujar Dedi.
Dia menyebut, pemerintah harus hadir secara konkret untuk mendukung perguruan tinggi, khususnya dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap perguruan tinggi harus diwujudkan dengan kebijakan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh mahasiswa.
Selain beasiswa reguler, Dedi juga memberikan apresiasi langsung kepada mahasiswa yang tampil dalam rangkaian acara milad. "Tadi saya juga melihat alunan pembaca ayat suci Al-Qur'an, kemudian paduan suara, dan pagelaran seni. Boleh dong kalau saya memberikan beasiswa," katanya.
Ia bahkan memberikan hadiah tambahan kepada mahasiswa berprestasi dalam penampilan tersebut. "Yang membaca ayat suci Al-Qur'an, sampai S-2 saya gratiskan dulu. Yang paduan suara, saya kasih bonus Rp25 juta. Yang tadi tari, karena banyak jumlahnya, saya kasih Rp50 juta," tambahnya.
Dedi menyebut Muhammadiyah sebagai organisasi yang memiliki kontribusi besar bagi peradaban bangsa. Hal ini diwujudkan melalui ribuan lembaga pendidikan dan layanan kesehatan yang dikelola organisasi tersebut.
"Kalau bicara Muhammadiyah, sesungguhnya kita bicara tentang kemajuan bangsa, keadilan, dan kemakmuran. Karena Muhammadiyah berfokus pada dua hal. Satu, peningkatan kualitas pendidikan rakyat yang ditandai dengan banyaknya rumah sakit yang memberikan layanan kepada seluruh masyarakat. Yang kedua, banyaknya lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan rakyat," pungkasnya.*
Editor : Ghiok Riswoto

