Jejak Digital Pelaku Ledakan SMAN 72: BNPT Ungkap Keterlibatan Grup True Crime

Setelah menelusuri jejak digital, pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta masuk ke grup True Crime.

Jejak Digital Pelaku Ledakan SMAN 72: BNPT Ungkap Keterlibatan Grup True Crime
BNPT menelusuri jejak digital pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta

INILAHKORAN - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI mengungkap temuan baru terkait insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11). 

Pelaku disebut aktif mengakses grup daring bertema kejahatan nyata atau True Crime Community (TCC), yang diduga menjadi salah satu sumber inspirasi perilaku ekstremnya.

Kepala BNPT, Komjen Eddy Hartono, menyampaikan bahwa temuan tersebut diperoleh melalui pemeriksaan Densus 88. 

“Pelaku terhubung dengan grup TCC atau True Crime Community. Ini yang kemudian diperdalam oleh penyidik,” kata Eddy dikutip Rabu 19 November 2025.

Dari sisi psikologis, kata Eddy, tindakan pelaku masuk dalam kategori mimetic radicalization atau mimetic violence, yaitu kondisi ketika seseorang terdorong meniru pola kejahatan yang pernah terjadi sebelumnya. Biasanya, motif ini dipicu oleh pencarian identitas, keinginan terlihat hebat, atau kebutuhan akan pengakuan sosial.

“Dia meniru perilaku yang pernah terjadi, menjiplak ide kejahatan untuk mendapatkan kebanggaan tertentu,” ujar Eddy.

Fenomena radikalisasi berbasis peniruan ini menjadi perhatian serius, terutama karena pelaku masih berusia remaja dan rentan terhadap tekanan psikologis maupun pengaruh lingkungan digital.

Untuk memahami fenomena tersebut lebih dalam, BNPT bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti Kementerian PPPA, KPAI, Kemensos, serta para psikolog. 

Fokus utama kolaborasi ini adalah mencari bentuk rehabilitasi yang tepat bagi anak atau remaja yang mengalami tekanan mental dan terpikat konten ekstrem di dunia maya.

“Kami sedang memetakan pola rehabilitasi yang sesuai untuk anak-anak yang terpapar tekanan psikologis dan paparan kekerasan seperti ini,” tutur Eddy.

ledakan Terjadi Saat Kegiatan Salat Jumat

Insiden ledakan di SMAN 72 terjadi pada Jumat (7/11) sekitar pukul 12.15 WIB di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, tepatnya di kompleks Kodamar TNI AL. Dua ledakan terdengar berturut-turut ketika siswa dan guru sedang melaksanakan Salat Jumat.

Letusan pertama muncul saat khotbah berlangsung, disusul ledakan kedua yang diduga berasal dari arah berbeda. Peristiwa itu menyebabkan sejumlah korban mengalami luka bakar, cedera akibat serpihan, serta memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.


Editor : Firda Rachmawati