Jelang Dewa United vs Persib, Jan Olde Riekerink Ungkap Perbedaan
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink merasa timnya mendapatkan tantangan. Pasalnya, lawan yang dihadapi adalah Persib Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink merasa timnya mendapatkan tantangan. Pasalnya, lawan yang dihadapi adalah Persib Bandung.
Laga ke-28 Super League 2025/2026 ini akan digelar di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, Banten, Senin (20/4/2026).
Pelatih asal Belanda ini menilai Persib dalam beberapa tahun terakhir bertarung dalam perebutan gelar juara. Termasuk musim ini.
“Mereka belum kalah dalam 14 pertandingan terakhir di kompetisi. Mereka kalah di Liga Champions Asia, tapi di liga sudah 14 pertandingan. Terakhir kali kita bertemu mereka, mereka tidak kalah selama 18 kali, jadi saya pikir itu tantangan yang bagus buat kita,” ujar Jan via zoom, Minggu (19/4/2026).
Sementara bagi timnya, Dewa United merupakan tim muda yang baru tumbuh. Namun ia merasa lega lantaran saat ini jumlah penonton terus bertambah meski belum memenuhi Stadion.
“Bandung tentu saja punya sejarah, mereka punya stadion yang selalu penuh. Anda juga bisa lihat dari hasilnya, mereka memainkan 14 laga kandang dan memenangkan semuanya. Tapi dari 13 laga tandang, mereka hanya menang enam kali, empat seri, dan tiga kalah. Jadi itu perbedaan besar,” tuturnya.
Secara permainan, Jan juga memastikan perbedaannya. Menurutnya, Persib bermain dengan bola-bola panjang dan oportunis serta tidak banyak memainkan permainan di lini tengah dan menempatkan banyak pemain di depan dengan mengandalkan kualitas fisik.
“Sedangkan kami lebih kepada tim dengan filosofi gaya bermain kolektif lewat lini tengah dan mencoba menciptakan peluang,” katanya.
Pada musim lalu, lanjutnya, Dewa United finis di posisi dua. Namun enam bulan selanjutnya mengalami kesulitan hingga di tujuh laga terakhir meraih lima kemenangan, satu seri dan satu kali kalah.
“Dasarnya, kami sekarang di posisi ke-8, mereka di posisi pertama. Pelajarannya ada di sana. Saat kami lawan Persija, hasilnya imbang. Saat lawan Malut dengan serangan yang sangat bagus, kami menang. Kami bisa bersaing dengan tim-tim papan atas saat ini, terutama setelah (bursa) musim dingin karena sekarang ada persaingan yang bagus antar pemain dan kami punya kualitas. Kami tahu lawan Borneo kami menang. Jadi dengan semua tim papan atas, kami memberikan hasil. Dan saya rasa itu pesan terbesar dari pertandingan itu. Mereka pertama, kami kedelapan, tapi melawan semua tim di atas kami, kami punya hasil bagus. Jadi kami siap untuk pertandingan-pertandingan tersebut,” bebernya.
Di sisi lain, bek asing Dewa United, Damion Lowe memilih untuk fokus pada persiapan timnya. Apalagi sejauh ini, timnya sudah melakukan persiapan dengan baik.
“Sebaliknya, mereka (Persib) yang harus bersiap menghadapi kami. Mereka ingin juara lagi, jadi ada beban berat di pundak mereka. Bagi kami, kami punya target sendiri yang ingin dicapai. Mereka punya tim-tim yang mengejar mereka, jadi itu keuntungan buat kami. Kami harus tampil maksimal, tapi itu dimulai dari tempat latihan. Saya pikir pelatih telah menyiapkan kami dengan sangat baik dan kami pasti siap,” kata Lowe.
Editor : Doni Ramdhani

