Jelang Nataru 2023, Dishub KBB Bakal Lakukan Skema Ini
Dishub KBB berencana menyiapkan skema khusus untuk penanganan lalu lintas jelang Hari Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2023 .
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dishub KBB berencana menyiapkan skema khusus untuk penanganan lalu lintas jelang Hari Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2023 .
Skema khusus tersebut bakal diterapkan Dishub KBB lantaran jelang Nataru 2023 itu kondisi pandemi Covid-19 saat ini relatif melandai dan menuju normal seperti sebelumnya.
"Untuk Nataru 2023, ada penanganan lalu lintas yang berbeda dibandingkan 2020. Sebab, kondisinya akan normal lagi," kata Kepala Dishub KBB Lukmanul Hakim saat dihubungi, Selasa 6 Desember 2022.
Pihaknya memastikan, penanganan jelang dan saat Nataru 2023 itu bakal dilakukan sama seperti saat kondisi normal atau sebelum adanya pandemi Covid-19.
"Kita akan fokuskan penanganan Nataru 2023 di wilayah Lembang dan Padalarang. Namun, kita lebih konsentrasikan di Lembang dengan menyiapkan dua posko," ujarnya.
Ia menyebut, pihaknya bakal menerjunkan sekitar 100 personel dari berbagai bidang di Dishub KBB, seperti Bidang Lalu Lintas, termasuk dari UPT Uji KIR Bandung Barat.
"Ada sekitar 100 personel, tapi jadwalnya akan diatur. Nantinya, mereka akan ditempatkan di Lembang dan Padalarang. Tapi, pastinya bakal lebih banyak di Lembang," sebutnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, di Lembang juga pihaknya tidak hanya melaksanakan penjagaan dan pengaturan lalu lintas. Namun, bakal melakukan ramp check guna memastikan kondisi kendaraan salah satunya bus pariwisata di masa libur panjang sekaligus sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan.
"Biasanya kita lakukan Ramp Check terhadap bus yang masuk ke kawasan Lembang," ucapnya.
Disinggung terkait penanganan jalur rawan bencana saat Nataru 2023, ia menyebut, terkait jalur yang rawan terjadi bencana seperti longsor, pihaknya bakal melakukan pemasangan peralatan atau rambu lalu lintas.
"Kalau misalkan perlu ada pengalihan arus lalu lintas, kita kondisikan secara eksisting di lapangan," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

