Jelang Ramadan, Ustaz Husein Abud Attamimi: Persiapan Ramadan Itu Harus Dilakukan Jauh-Jauh Hari

Puasa Ramadan 2022 tinggal beberapa hari lagi, banyak yang mengharapkan bisa diberi kesempatan oleh Allah SWT memasuki bulan Ramadan.

Jelang Ramadan, Ustaz Husein Abud Attamimi: Persiapan Ramadan Itu Harus Dilakukan Jauh-Jauh Hari
Ustaz Husein Abud Attamimi


INILAHKORAN, Bandung - Puasa Ramadan 2022 tinggal beberapa hari lagi, banyak yang mengharapkan bisa diberi kesempatan oleh Allah SWT memasuki bulan Ramadan.

Puasa Ramadan akan menjadi dambaan setiap umat muslim, karena di bulan puasa Ramadan segala amalan dan pahala akan dilipatgandakan.

Melihat hal tersebut, Ustaz Husein Abud Attamimi mengatakan, persiapan bulan Ramadan itu harus dilakukan jauh-jauh hari. Bahkan, enam bulan sebelum Ramadan tiba harus dipersiapkan lebih matang.

Baca Juga: Diskar PB Kota Bandung Lakukan 151 Penyelamatan Sejak Awal 2022

"Karena sahabat itu sebetulnya setelah meninggalkan bulan Ramadan, mereka mengevaluasi apa-apa yang sudah dilakukan dalam bulan Ramadan tersebut, melihat kekurangannya. Kemudian mereka mempraktikan apa yang dijalani selama di bulan Ramadan dalam bulan-bulan berikutnya, dan 6 bulan sebelum memasuki Ramadan berikutnya, mereka melakukan persiapan yang maksimal," papar Ustaz Husein Abud Attamimi, Kamis 3 Maret 2022.

Dia menjelaskan, makin dekat ke bulan Ramadan, mereka para sahabat sudah semakin intensif atau secara sungguh-sungguh dan terus menerus dalam mengerjakan sesuatu hingga memperoleh hasil yang optimal.

"Jadi misalnya puasa sunahnya semakin rajin, puasa Senin-Kamisnya rajin juga, bahkan puasa Daud nya juga rajin, sehingga begitu masuk bulan Ramadan itu sudah siap," katanya.

Baca Juga: Kebijakan Baru BPNT Tuai Polemik, Agen e-Warong Khawatirkan Hal Ini

Kendati begitu, Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi (30 hari) yang harus dipersiapkan adalah, pertama persiapan Jasmani, Rohani, Amaliyah, dan lainnya.

Selain itu, apakah betul bulan Ramadan ini lebih baik dari pada bulan Ramadan yang lalu. Itu yang menjadi pertanyaan besar bagi diri sendiri.

"Kita masih diberi kesempatan lagi, artinya ini belum tentu juga ya, kita ada umur sampai masuk Ramadan tahun ini, kalau kita diberikan kesempatan untuk bisa menikmati Ramadan tahun ini, apa betul bisa menjadi Ramadan yang terbaik yang selama hidup kita ini, karena bisa jadi ini adalah Ramadan terakhir dalam hidup kita" papar Ketua Ikatan Alumni Elektro-81 Atenas/Itenas Bandung ini.

Baca Juga: Fitur Campus Ditutup, Facebook Sarankan Fitur Ini Biar Mahasiswa Berinteraksi

Untuk menjadi yang terbaik itu lanjut dia, harus butuh persiapan. Istilahnya kalau mau menghadapi ujian yang berat itu, semua orang harus melakukan persiapan yang baik dan matang.

"Target-target itu yang menurut saya harus dicanangkan dari sekarang," tambahnya. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran