Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka Bertahap
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cimahi - Setelah hampir tiga pekan tertutup, Jembatan Pemkot Cimahi di Jalan Rd Demang Hardjakusumah akhirnya kembali membuka jalan bagi masyarakat. Namun, belum semua kendaraan bisa melintas.
Mulai Senin (7/9) pukul 08.00 WIB, jembatan yang berada di atas Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi itu dibuka secara terbatas untuk sepeda motor. Akses berlaku dua arah, sementara kendaraan roda empat masih harus menunggu pekerjaan lanjutan selesai.
“Kami sampaikan jembatan akan dibuka, insyaAllah khusus untuk sepeda motor hari Senin jam 8 pagi untuk dua arah. Untuk mobil belum bisa karena masih ada pekerjaan lanjutan,” kata Wali Kota Cimahi Ngatiyana, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (6/9).
Bagi pengendara mobil, perjalanan masih harus memutar melalui Jalan Daeng Ardiwinata (Cihanjuang) atau Jalan Amir Machmud. Jalur alternatif itu digunakan selama perbaikan jembatan belum sepenuhnya rampung.
Jembatan tersebut ditutup sejak 19 Agustus 2026 setelah bagian pelat injaknya mengalami amblas pada Juni lalu. Pelat injak merupakan bagian konstruksi yang menjadi penghubung sekaligus peralihan antara jalan biasa dan lantai jembatan.
Perbaikan dilakukan untuk memastikan jembatan kembali aman sebelum digunakan seluruh kendaraan. Pemerintah Kota Cimahi pun berupaya mempercepat pekerjaan agar akses penting bagi mobilitas warga itu dapat segera kembali normal.
“Mohon dimaklumi, kita bangun perlu waktu dan proses,” ujar Ngatiyana.
Semestinya, perbaikan jembatan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Namun, Pemkot Cimahi bersama kontraktor memilih mempercepat pengerjaan dengan menerapkan sistem kerja siang dan malam.
Material yang digunakan juga memungkinkan sejumlah tahapan konstruksi dikerjakan lebih cepat. Ngatiyana mencontohkan pekerjaan pengecoran. Dengan material standar, beton membutuhkan waktu sekitar 28 hari sebelum dapat dilalui.
“Contoh pengecoran kalau yang standar normal 28 hari baru bisa dilewati tapi hari ini materialnya beda, 24 jam sudah bisa dilewati,” jelasnya.
Meski dikebut, percepatan pekerjaan tidak berarti mengabaikan kualitas. Spesifikasi teknis dan keamanan jembatan tetap menjadi perhatian sebelum akses dibuka sepenuhnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi Wilman Sugiansyah mengatakan, perbaikan jembatan menelan anggaran Rp980 juta yang bersumber dari APBD Kota Cimahi 2026.( gin)
Editor : Inilahkoran

