Jenazah Kapten Zulmi Masih di Lebanon, Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka

Puoluhan karangan bunga ucapan duka cita penuhi kediaman almarhum Kapten Zulmi dan hingga kini keluarga masih menunggu kedatangan jenazah dari Lebanon

Jenazah Kapten Zulmi Masih di Lebanon, Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka
Puluhan karangan bunga penuhi halaman rumah duka Kapten Zulmi Aditya Iskandar di Jalan Cikendal No. 40, Kampung Cikendal RT01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Rabu (1/4/2026). Kapten Zulmi merupakan salah satu korban ledakan proyektil di zona konflik perbatasan Lebanon dan Israel. Foto Agus Satia Negara/Inilahkoran

INILAHKORAN.ID – Rumah duka almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di Jalan Cikendal No. 40, Kampung Cikendal RT01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi dipenuhi puluhan karangan bunga yang berjejer dari pinggir jalan hingga memenuhi area teras.
 
Hingga Rabu 1 April 2026 siang, karangan bunga dari berbagai pihak mulai dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga sejumlah satuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlihat tersusun rapi. 

Kiriman karangan bunga terus datang secara berkala, diantar kurir menggunakan kendaraan sepeda motor.
 
Perwakilan keluarga, Risman Efendi mengungkapkan pihaknya masih dalam masa penantian kedatangan jenazah yang saat ini berada di Lebanon

"Kita masih menunggu informasi terbaru dari komandan, kondisi sama dengan kemarin," kata Risman.

"Mudah-mudahan dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, jenazah dapat tiba di tanah air untuk proses pemulangan," ujarnya.
 
Menurutnya, keluarga belum mengetahui secara rinci tahapan proses pemulangan jenazah Kapten Zulmi. Namun dipastikan, setelah dinyatakan gugur pada Senin 30 Maret 2026, jenazah telah melalui proses evakuasi ke rumah sakit di Lebanon

"Proses masih berlangsung, kemarin sudah dievakuasi ke rumah sakit setempat dan saat ini menunggu tahapan selanjutnya," tuturnya.
 
Lebih lanjut Risman menuturkan, rencana rute penerbangan pemulangan jenazah akan melalui jalur Lebanon menuju Jakarta, sebelum kemudian dibawa ke kediaman almarhum di Cimahi

"Kita belum mendapatkan detail pasti, namun yang jelas rute awal adalah dari Lebanon ke Jakarta, kemudian diteruskan ke rumahnya sebelum proses pemakaman dilakukan," ucapnya.
 
Diketahui, almarhum Kapten Zulmi merupakan salah satu dari tiga anggota TNI yang gugur di Lebanon. Mereka merupakan bagian dari Kontingen pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
 
Kapten Zulmi wafat akibat ledakan proyektil di zona konflik perbatasan Lebanon dan Israel. Insiden terjadi di dekat posisi tugas pasukan khusus yang bertugas menjaga perdamaian di wilayah tersebut.***


Editor : Ahmad Sayuti